Bulan: Agustus 2025
SEI Salurkan Bantuan Pendidikan melalui Program Len Go Smart 2025
Bandung (28/08/2025) - Sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, PT Surya Energi Indotama bersama induk perusahaan PT Len Industri (Persero) beserta anak perusahaan kembali menyalurkan CSR bantuan pendidikan berkualitas Len Go Smart 2025.
Bantuan pendidikan ini diberikan kepada 80 siswa-siswi berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat kolaborasi antara PT Len Industri (Persero) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta Dinas Pendidikan Kota Bandung, sehingga penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi para penerima.
Nefi Friyanti, Manager Corporate Secretary SEI, menegaskan bahwa dengan adanya bantuan ini diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan diri melalui pendidikan.
“Semoga dengan adanya bantuan pendidikan ini dapat membantu siswa untuk lebih semangat belajar dan memberikan dampak positif lebih besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
SEI juga menaruh harapan besar kepada para penerima bantuan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, tidak hanya untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan semangat juang. Hal ini sejalan dengan tema CSR yang diusung, yaitu “Bersama Cerdaskan Negeri, Wujudkan Indonesia Maju.”
Melalui program CSR Bantuan Pendidikan Berkualitas Len Go Smart 2025, SEI bersama Len berkomitmen terus mendukung lahirnya generasi cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Berita Lainnya
Panel Surya dengan Desain Unik di Dunia: Saat Energi Hijau Bertemu Kreativitas
Haii Teman SEInergi pernah gak sih kamu ngebayangain ada bunga raksasa yang mekar saat matahari terbit, lalu mengikuti perjalanannya dari timur ke barat sambil menghasilkan Listrik? Yaa itu asli ada didunia nyata, bukan adegan film fiksi.

Namanya Smartflower, panel surya berbentuk bunga matahari yang lahir di Austria. Dikutip dari website smartflower, alat ini mampu menghasilkan energi lebih efisien. Dalam satu unit smartflower sudah dilengkapi inverter, baterai, dan sistem pembersihan otomatis.

Uniknya, Smartflower bukan satu-satunya karya kreatif dunia energi surya. Di Jepang, berdiri megah Solar Ark, bangunan berbentuk kapal raksasa sepanjang 315 meter dan tinggi 37 meter, berisi lebih dari 5.000 panel surya, menghasilkan listrik hingga 530.000 kWh per tahun. Pada malam hari, struktur ini dihiasi cahaya LED, menjadikannya landmark yang tak hanya ramah lingkungan, tapi juga memikat wisatawan. Lebih dari sekadar pembangkit listrik, Solar Ark juga difungsikan sebagai museum edukasi energi. Meski sempat direncanakan untuk dihancurkan pada tahun 2022, Solar Ark tetap menjadi simbol inovasi energi terbarukan Jepang.

Tak kalah menarik, di Seattle, Amerika Serikat, ada Sonic Bloom instalasi seni publik berupa lima bunga raksasa setinggi lebih dari 12 meter yang dilengkapi panel surya di “kelopaknya”. Siang hari, panel-panel ini menyerap energi matahari, lalu malamnya energi tersebut dipakai untuk menyalakan pertunjukan cahaya yang indah. Bahkan, setiap bunganya juga mengeluarkan bunyi khas saat pengunjung mendekat, menjadikannya kombinasi unik antara seni, teknologi, dan interaktivitas.
Semua desain unik ini mengajarkan satu hal, energi bersih tak harus kaku. Dengan kreativitas, panel surya bisa tampil memesona, punya nilai edukasi, hingga jadi ikon arsitektur.
Lalu pertanyaannya, panel surya mana yang paling menarik menurutmu Teman SEINergi ?
Sumber : Sanspower.com, inhabitat.com, seattle.gov, Solarpowerauthority.com
Berita Lainnya
SEI Rampungkan Proyek PLTS Ground Mounted di Kawasan PLN-PLTGU Keramasan, Palembang
Palembang (19/08/2025) - PT Surya Energi Indotama (SEI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia dengan menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Ground Mounted berkapasitas 1.670 kWp di Kawasan PLN-PLTGU Keramasan, Palembang, Sumatera Selatan.
Proyek ini dilaksanakan dengan PT PLN Geothermal Indonesia sebagai pengguna (user) dan PT PLN UBP Keramasan sebagai (end user) yang akan secara langsung merasakan manfaatnya. Kehadiran PLTS ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional kawasan pembangkit sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi dengan penerapan teknologi ramah lingkungan yang sudah diterapkan sebelumnya.
Lebih dari itu, PLTS Ground Mounted Keramasan juga memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan energi listrik di wilayah Sumatera Selatan, sejalan dengan upaya pemerintah dan PLN dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong transisi menuju energi berkelanjutan.
Berita Lainnya
Perkuat SDM, SEI Gelar Pelatihan Power System, HSE, dan MAE Basic
Bandung (14/08/2025) — Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi teknis dan keselamatan kerja tenaga teknis maupun operasional di lapangan, SEI resmi menggelar pelatihan Power System, Health, Safety, and Environment (HSE), dan Managed Automation Engine (MAE) Basic yang diikuti oleh Tim SEI, BAKTI Komdigi dan Huawei yang bertempat di salah satu hotel di kota Bandung.
Turut hadir Manager Operation and Maintenance SEI, Davin Yuan beserta jajaran, Henry Suseno perwakilan dari BAKTI Komdigi beserta jajaran, Tim Project Management Office (PMO), Asnely Ahmad perwakilan dari Huawei beserta jajaran, serta seluruh peserta yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Manager Operation and Maintenance SEI, Davin Yuan menyampaikan bahwa pelatihan ini difokuskan pada tiga materi utama:
- Power System yang akan memberikan pemahaman komprehensif tentang sistem kelistrikan.
- HSE (Health, Safety, and Environment) yang mengedepankan keselamatan kerja dan kepedulian terhadap lingkungan, serta
- MAE Basic (Managed Automation Engine) yang merupakan dasar evaluasi dan pengawasan proyek yang efektif.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu meningkatkan keterampilan teknis, memahami standar keselamatan kerja, dan menguasai kemampuan monitoring serta evaluasi proyek, sehingga dapat berkontribusi maksimal pada keberhasilan operasional,” ujarnya.
SEI juga memberikan apresiasi kepada BAKTI Komdigi dan Tim PMO yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini hingga selesai.
Pelatihan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, memastikan setiap proyek berjalan aman, efisien, dan sesuai standar yang berlaku.
Berita Lainnya
Tinjau Kesiapan Pasokan Energi, SEI Sambut Komisi XII DPR RI di Kupang
Kupang, NTT (11/08/2025) — Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja Reses ke Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Oelpuah Kupang, Nusa Tenggara Timur, dalam rangka meninjau kesiapan pasokan energi serta menggali potensi dan pengelolaan energi baru dan terbarukan di wilayah ini.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, bersama jajaran anggota Komisi XII. Hadir pula Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, serta perwakilan mitra strategis dari PT PLN (Persero), PT Sokoria Geothermal Indonesia, PT Geo Dipa Energi, dan PT Pertamina Geothermal Energi.

Setibanya di lokasi, rombongan diarahkan meninjau langsung area PLTS. Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, memaparkan gambaran umum PLTS Oelpuah Kupang salah satunya disampaikan bahwa PLTS ini telah beroperasi selama sembilan tahun.
“Hingga saat ini, PLTS telah beroperasi selama 9 tahun, membuktikan komitmen kami dalam menyediakan pasokan energi bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Antusiasme terlihat dari rombongan atas penjelasan tersebut, mengingat PLTS Oelpuah Kupang menjadi salah satu proyek strategis penyediaan energi bersih di NTT.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menegaskan potensi besar NTT sebagai sentra energi surya nasional.
“NTT sangat ideal karena curah matahari dan tingkat iradiasi di sini sangat tinggi. Indonesia sangat membutuhkan ini. Ke depan, nasib bangsa salah satunya ada di tangan NTT. Kita akan kembangkan wilayah ini menjadi pusat panel surya, terlebih sudah ada studi komprehensif sebelumnya,” ungkapnya.

Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab di ruang pertemuan. Dalam diskusi tersebut, para pihak menyampaikan komitmen bersama untuk memperkuat pengembangan EBT di NTT, sekaligus mendorong investasi dan inovasi teknologi.
Menutup kunjungan, Komisi XII DPR RI menyampaikan harapannya agar NTT dapat menjadi role model pengelolaan energi surya di Indonesia. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur, dan kerja sama lintas sektor, NTT diharapkan mampu menjadi pusat produksi energi bersih yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menopang ketahanan energi nasional.