(022) 42830750 [email protected]
Media Sosial :
Energi Terbarukan untuk Pedesaan, SEI Bagikan Pengalaman di Konferensi Internasional

Energi Terbarukan untuk Pedesaan, SEI Bagikan Pengalaman di Konferensi Internasional

Bandung (20/10/2026) – Pemanfaatan energi terbarukan tidak hanya membuka akses listrik, tetapi juga menghadirkan peluang bagi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat perekonomian lokal. Perspektif tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam 6th International Conference on Rural Development and Community Empowerment yang diselenggarakan oleh Pusat Pemberdayaan Perdesaan Institut Teknologi Bandung (P2D-ITB) di kampus ITB Bandung, dengan menghadirkan Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo, sebagai salah satu pembicara.

Dalam sesi pemaparannya, SEI menyoroti bahwa elektrifikasi bukan sekedar menghadirkan akses energi, melainkan juga memastikan energi tersedia secara andal, terjangkau, dan mampu mendukung kegiatan produktif masyarakat. Oleh karena itu, energi terbarukan dapat menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian lokal.

Khanestyo menjelaskan bahwa meskipun rasio elektrifikasi nasional di Indonesia telah mencapai 99,83 % pada tahun 2025, tantangan penyediaan energi di wilayah pedesaan masih berkaitan dengan pasokan, biaya, serta pemanfaatan Listrik untuk kegiatan produktif. Kondisi geografis yang beragam juga membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Dalam acara tersebut SEI membagikan pengalamanya dari implementasi energi terbarukan dan bagaimana akses energi dapat memberikan manfaat secara nyata. Salah satunya adalah sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal di Sumba, yang mendukung kebutuhan listrik masyarakat, aktivitas pendidikan, serta pengembangan bisnis lokal.

Partisipasi SEI dalam konferensi ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengembangan solusi energi terbarukan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pendekatan Beyond Electrification, SEI mendorong bahwa keberhasilan elektrifikasi tidak berhenti ketika energi tersedia, tetapi ketika energi mampu menciptakan akses terhadap peluang, memperkuat ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Energi terbarukan diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak transformasi pedesaan menuju masa depan yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Dorong Transisi Energi Terbarukan di Bali, SEI Bagikan Pengalaman Proyek PLTS dan BESS di Nusa Penida

Dorong Transisi Energi Terbarukan di Bali, SEI Bagikan Pengalaman Proyek PLTS dan BESS di Nusa Penida

Bali (14/10/2026) – Upaya mempercepat transisi energi dan mencapai target Bali Net Zero Emission 2045 membutuhkan kolaborasi lintas sektor, kesiapan proyek, serta dukungan pembiayaan dan implementasi yang tepat. Hal ini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Bali Climate Week 2026 bertema “Local Climate Action: Reimagining What The Transition Means for All” yang diselenggarakan di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali.

Forum ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri, lembaga pembiayaan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membahas penguatan aksi iklim lokal, termasuk pengembangan energi terbarukan dan target penggunaan 100% energi terbarukan di Nusa Penida.

Dalam forum tersebut, PT Surya Energi Indotama (SEI) melalui Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis, Khanestyo, berbagi perspektif industri mengenai tantangan dan faktor pendukung implementasi proyek energi terbarukan, khususnya terkait pembiayaan energi berkelanjutan dan peran sektor swasta.

SEI turut membagikan pengalaman dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4,5 MWp dan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 3 MWh di Nusa Penida. Dalam proyek milik PLN Indonesia Power tersebut, SEI berperan sebagai pelaksana Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Pelaksanaan proyek menghadapi tantangan teknis berupa kontur pegunungan dengan lereng curam serta keterbatasan akses menuju lokasi. Kondisi ini menuntut perencanaan teknis yang matang dan pengelolaan logistik serta konstruksi yang cermat. Pengalaman tersebut menegaskan pentingnya kesiapan proyek sejak tahap awal untuk mendukung keberhasilan implementasi energi terbarukan.

Melalui partisipasi ini, SEI memperkuat kontribusinya dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri guna mempercepat pengembangan energi terbarukan serta mendukung pencapaian Bali Net Zero Emission 2045 dan target 100% energi terbarukan di Nusa Penida.

SEI Tampilkan Energy Intelligence Platform di Len Techno Day 2026

SEI Tampilkan Energy Intelligence Platform di Len Techno Day 2026

Bandung (07/10/2026)  – SEI turut menjadi bagian dalam rangkaian peringatan HUT 35 tahun PT Len Industri (Persero) melalui forum Len Techno Day 2026 yang mengusung tema “Future of Defence Electronics” di ITB Innovation Park Bandung Technopolis.

Turut hadir jajaran direksi SEI, diantaranya Direktur Utama Tarmizi Kemal Fasya Lubis, Direktur Teknik dan Operasi Muhammad Daud Fahreza dan Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Khanestyo beserja jajaran.

Forum tersebut mempertemukan sekitar 150 penggerak ekosistem, mulai dari pemerintah, TNI, Danantara, BUMN, akademisi, industri, peneliti, technology partners, hingga media. SEI hadir menjadi bagian dari upaya memperlihatkan bagaimana teknologi dan kompetensi di dalam ekosistem Len dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan di berbagai sektor, termasuk sektor energi.

SEI memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan kapabilitas dan Solusi teknologi di bidang energi terbarukan, salah satunya melalui Energy Intelligence Platform. Platform tersebut dirancang untuk memantau kondisi PLTS dan layanan Listrik secara real time, sekaligus menyediakan dashboard eksekutif dengan memberikan visibilitas terhadap kondisi sistem dan indikator kinerja.

Energy Intelligence Platform juga menghadirkan kemampuan advanced energy analytics untuk menganalisis data, memahami penyebab permasalahan, memprediksi resiko, serta mengukur dampak terhadap layanan listrik. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk memprediksi produksi energi, identifikasi Risiko kerusakan, serta memperkirakan sisa umur komponen utama pada PLTS.

SEI juga memperkenalkan kemampuan operational recommendation yang mengubah data operasional menjadi rekomendasi tindakan dan prioritas pemeliharaan yang tepat. Melalui fitur early warning dan alarm yang terintegrasi, sistem dapat membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini sekaligus mendukung optimalisasi operasi untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi PLTS.

Selain itu, Energy Intelligence platform memiliki fitur forecasting services yang memanfaatkan data historis pembangkit dan prakiraan cuaca untuk memprediksi produksi energi PLTS serta mengenali penyimpangan kinerja lebih awal. Pada sistem hybrid, kemampuan tersebut juga dapat mendukung perencanaan pengoperasian baterai dan genset sehingga pengelolaan energi dapat dilakukan secara terukur.

Partisipasi SEI dalam Len Techno Day 2026 tidak hanya sebagai media untuk memperkenalkan Solusi teknologi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperlihatkan arah pengembangan energi terbarukan dan kolaborasi dengan akademik, industri, dan pemerintah.

SEI Berbagi Perspektif Industri Energi Surya dalam forum Energy Week 2026

SEI Berbagi Perspektif Industri Energi Surya dalam forum Energy Week 2026

Jakarta – SEI turut mengambil bagian dalam pembahasan masa depan energi surya di Indonesia. Direktur Pemasaran dan Pengembangan bisnis SEI, Khanestyo, turut hadir sebagai salah satu pembicara dalam sesi panel Solar Energy pada rangkaian Energy Week 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta (23/09).

Kegiatan yang berlangsung di IPTEK Room, Gedung B.J. Habibie BRIN mempertemukan Khanestyo Direktur Pemasaran & Pengembangan Bisnis SEI, Fernando Lobo dari Osper, Miguel Blanco dari DESY, serta Oo Abdul Rosyid dari BRIN. Diskusi dipandu moderator Ira Fitriana dan dilanjutkan dengan pembahasan peluang kolaborasi antarpemangku kepentingan.

Dalam forum tersebut, SEI hadir memberikan perspektif dari sisi industri mengenai perkembangan dan implementasi solar energy, khususnya dalam mendorong pengembangan teknologi yang dapat diterapkan secara luas di Indonesia.

Sesi panel Solar Energy membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penerapan proyek energi surya, kesiapan dan kemampuan industri lokal, perkembangan teknologi, hingga pengalaman internasional dalam memperluas pemanfaatan energi surya.

Sebagai salah satu pionir energi surya di Indonesia, SEI memanfaatkan momentum ini guna memperkuat komunikasi dan pertukaran pengetahuan antara dunia riset dan industri. Pengembangan energi surya tidak hanya membutuhkan inovasi teknologi, tetapi juga kesiapan untuk memastikan teknologi tersebut dapat diterapkan secara konsisten serta sesuai dengan kebutuhan sektor energi di Indonesia.

Melalui keterlibatan dalam forum ini, SEI terus membuka ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan perspektif industri dalam mendukung perkembangan energi surya di Indonesia. Kolaborasi antara pelaku industri, lembaga riset, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ekosistem energi terbarukan sekaligus mendorong pemanfaatan  energi surya secara luas.

Partisipasi SEI dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam perkembangan sektor energi terbarukan di Indonesia. Dengan menghubungkan pengalaman industri, inovasi teknologi, dan kebutuhan implementasi di lapangan. SEI melihat kolaborasi sebagai salah satu elemen penting dalam mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.

Portable Power Station, Produk pengembangan Len, SEI dan TNI AU

Portable Power Station, Produk pengembangan Len, SEI dan TNI AU

Bandung (11/9/2026) — Kebutuhan listrik di lapangan tidak selalu datang bersama akses jaringan listrik. Dalam kondisi tertentu, dibutuhkan sumber energi yang dapat dibawa, digunakan secara fleksibel, sekaligus mampu mendukung aktivitas operasional.

Menjawab kebutuhan tersebut, Len dan SEI, berkolaborasi dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara (Dislitbangau) mengembangkan Portable Power Station Tenaga Surya.

Inovasi ini menggabungkan panel surya lipat 3.200 Wp, inverter, dan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 10,24 kWh dalam sebuah sistem portabel dengan kapasitas daya hingga 4.000 Watt.

Tidak hanya menghasilkan listrik, sistem ini dirancang untuk menghadirkan sumber energi yang lebih mandiri dan ramah lingkungan. Pemanfaatan energi matahari memungkinkan kebutuhan listrik di lapangan dipenuhi tanpa ketergantungan pada bahan bakar minyak.

Hasil pengembangan tersebut diperkenalkan dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Widya Aksantara Dislitbangau, Bandung, Rabu (9/9/2026), dan disaksikan oleh Marsma TNI Rachmadi Anggoro, S.E., M.Sc., M.S.S.

Kolaborasi SEI dan Dislitbangau menjadi langkah dalam menghadirkan pemanfaatan teknologi energi terbarukan yang lebih fleksibel untuk mendukung kebutuhan sektor pertahanan, sekaligus membuka peluang pemanfaatan energi surya pada berbagai kondisi dan lokasi yang membutuhkan sumber listrik mandiri.

SEI Rampungkan PLTS KDKMP di Pulau Sembur, Hadirkan Listrik 24 Jam

SEI Rampungkan PLTS KDKMP di Pulau Sembur, Hadirkan Listrik 24 Jam

Batam (25/08/2026) - Kehadiran energi bersih di wilayah terpencil kembali diwujudkan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Sembur. SEI telah merampungkan pekerjaan pembangunan PLTS dengan kapasitas 925,6 kWp yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1 MWh.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Kementerian Koperasi, Danantara, dan SEI untuk menghadirkan akses energi yang lebih andal sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di Pulau Sembur, khususnya melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam proyek ini, Pertamina NRE berperan sebagai pengembang sekaligus inisiator, sedangkan SEI dipercaya sebagai pelaksana pembangunan atau Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Peran SEI mencakup seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari engineering, pengadaan, konstruksi, instalasi PLTS dan BESS, hingga proses commissioning.

Lebih dari sekadar menghadirkan pembangkit energi terbarukan, PLTS ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat Pulau Sembur. Dengan dukungan sistem PLTS dan BESS, masyarakat kini dapat memperoleh suplai listrik selama 24 jam untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.

Energi yang dihasilkan juga dapat mendukung kebutuhan listrik bagi 158 rumah di Pulau Sembur. Kehadiran listrik yang lebih andal turut membuka peluang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih optimal.

Salah satu manfaat lainnya dirasakan oleh sektor perikanan. PLTS ini turut mendukung rantai dingin hasil perikanan melalui keberadaan fasilitas Ice Maker dan Cold Storage. Dengan fasilitas tersebut, hasil tangkapan nelayan dapat ditangani dan disimpan dengan lebih baik sehingga membantu menjaga kualitas hasil perikanan sebelum didistribusikan.

Bagi SEI, keberhasilan proyek tidak berhenti ketika pembangkit berhasil beroperasi dan listrik mulai mengalir. Lebih jauh, keberhasilan tersebut diukur dari sejauh mana energi yang dihadirkan mampu memberikan perubahan nyata bagi masyarakat.

“Bagi saya, keberhasilan proyek bukan hanya ketika kita berhasil menyalakan PLTS, tetapi ketika masyarakat benar-benar merasakan bahwa kehidupan dan perekonomian mereka menjadi lebih baik karena PLTS tersebut,” ujar Gintang Sulung, Project Manager.

Pulau Sembur menjadi gambaran bahwa transisi energi dapat dimulai dari mana saja termasuk dari wilayah terpencil. Ketika teknologi, kolaborasi, dan kebutuhan masyarakat dipertemukan dalam satu tujuan menghadirkan energi bersih yang benar-benar memberikan manfaat.

Bersama SEI mari beralih menuju energi terbarukan!

Tri-Chamber Solar-PV Cold Storage Diresmikan, Dorong Pemanfaatan Energi Surya untuk Sektor Pertanian

Tri-Chamber Solar-PV Cold Storage Diresmikan, Dorong Pemanfaatan Energi Surya untuk Sektor Pertanian

Bogor (18/08/2026) — Pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung sektor produktif kembali diwujudkan melalui peresmian Tri-Chamber Solar PV Cold Storage di IPB University. Fasilitas ini menjadi salah satu bentuk penerapan energi surya untuk mendukung sistem rantai dingin sekaligus menjaga kualitas produk pertanian.

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Reem Alabali Radovan, Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, Rektor IPB University, perwakilan perusahaan teknologi Bitzer Indonesia dan Güntner Indonesia, serta mitra dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam proyek ini, SEI berkontribusi melalui penyediaan 44 modul surya, masing-masing berkapasitas 405 Wp, dengan total kapasitas terpasang sekitar 17,8 kWp. Energi listrik yang dihasilkan dari sistem tersebut dimanfaatkan untuk mendukung operasional fasilitas cold storage.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khenstyo, menyampaikan bahwa proyek ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara berbagai pihak dapat menghadirkan pemanfaatan energi terbarukan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor produktif.

“Bagi SEI, transisi energi bukan sekadar menambah megawatt energi terbarukan, tetapi bagaimana membuat energi tersebut menjadi bermanfaat dan memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Melalui Solar Cold Storage ini, energi surya dipadukan dengan kebutuhan sektor pertanian untuk membantu menjaga kualitas produk, mengurangi kehilangan pascapanen, dan mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan,” ujar Khenstyo.

Proyek ini juga memiliki arti penting sebagai contoh penerapan energi terbarukan yang dapat dikembangkan lebih luas. Integrasi energi surya dengan cold storage mempertemukan tiga aspek penting, yaitu energi terbarukan, ketahanan pangan, dan pertanian berkelanjutan.

Fasilitas ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan riset, teknologi, dan industri dalam penerapan nyata. Kolaborasi antara IPB University, Pemerintah Jerman, GIZ, SEI, perusahaan teknologi, serta berbagai mitra terkait menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan solusi energi terbarukan yang tidak berhenti pada tahap demonstrasi, tetapi dapat dikembangkan dan direplikasi dalam skala yang lebih luas.

SEI berharap Tri-Chamber Solar PV Cold Storage di IPB University dapat menjadi showcase penerapan energi surya yang berkelanjutan sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan solusi serupa di berbagai wilayah Indonesia, khususnya untuk mendukung sektor pertanian dan masyarakat yang membutuhkan akses terhadap energi yang andal, terjangkau, dan berkelanjutan.

SEI Salurkan Beasiswa melalui Program Len Go Smart untuk 81 Siswa Berprestasi

SEI Salurkan Beasiswa melalui Program Len Go Smart untuk 81 Siswa Berprestasi

Bandung (17/08/2026)  — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui komitmen untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda dalam meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik. Semangat tersebut turut diwujudkan melalui program Len Go Smart, sebuah program bersama PT Len Industri (Persero) dan anak perusahaan dalam mendukung pendidikan serta memberikan apresiasi kepada generasi muda berprestasi di lingkungan Len Incorporated.

Program Len Go Smart tahun ini memberikan dukungan pendidikan kepada 81 siswa/siswi berprestasi di Kota Bandung yang berasal dari tiga jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP, serta SMA/SMK. Penyerahan beasiswa secara simbolis dilaksanakan bertepatan dengan Peringatan HUT RI ke-81 oleh Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, bersama Direktur Teknologi & Manajemen Risiko, Amalia Maya Fitri.

Sebagai bagian dari Len Incorporated, SEI turut mengambil peran dengan memberikan beasiswa kepada 4 siswa/siswi berprestasi yang mewakili seluruh jenjang pendidikan tersebut. Dukungan yang diberikan mencakup perlengkapan sekolah hingga biaya pendidikan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan sekaligus dukungan bagi siswa/siswi untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Partisipasi SEI dalam program Len Go Smart menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya melalui kontribusi di bidang energi terbarukan, SEI juga berupaya mengambil peran dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui akses dan kesempatan pendidikan.

Melalui semangat Len Go Smart, diharapkan dukungan ini dapat menjadi motivasi bagi para penerima beasiswa untuk terus belajar, berprestasi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Nahkoda Baru SEI Resmi Ditetapkan, Ini Dia Nama di Balik Kepemimpinan

Nahkoda Baru SEI Resmi Ditetapkan, Ini Dia Nama di Balik Kepemimpinan

Bandung (11/08/2026) – SEI memasuki babak baru dalam perjalanan perusahaan melalui perubahan susunan Direksi. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus memperkuat strategi SEI dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor energi terbarukan.

Dalam perubahan tersebut, Tarmizi Kemal Fasya Lubis  melanjutkan posisi Direktur utama yang sebelumnya dijabat oleh I Made Sandika Dwiantara. Sementara itu, posisi Direktur Teknik dan Operasi yang sebelumnya dijabat oleh Ridwan Kurnia kini dilanjutkan oleh Muhamad Daud Fahreza.

Pergantian ini tidak hanya menjadi momentum estafet kepemimpinan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan SEI untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam mendorong pemanfaatan energi bersih di Indonesia. Pengalaman dan fondasi yang telah dibangun oleh jajaran Direksi sebelumnya menjadi bagian penting yang akan diteruskan dan dikembangkan oleh kepemimpinan baru.

Di bawah kepemimpinan Tarmizi Kemal Fasya Lubis sebagai Direktur Utama dan Muhamad Daud Fahreza sebagai Direktur Teknik dan Operasi, SEI diharapkan semakin memperkuat kapabilitas perusahaan, baik dalam pengembangan bisnis, pengelolaan proyek, maupun penyediaan solusi energi terbarukan yang inovatif dan berkelanjutan.

Pergantian Direksi ini sekaligus menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai inisiatif dan pencapaian yang telah dirintis sebelumnya. Dengan semangat kolaborasi dan visi yang berkelanjutan, SEI berkomitmen untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi pelanggan, mitra, pemegang saham, serta ekosistem energi terbarukan di Indonesia.

Estafet kepemimpinan boleh berganti, namun semangat untuk menghadirkan energi bersih bagi masa depan akan terus menjadi bagian dari perjalanan SEI.

Akselerasi Untuk Akhir yang Lebih Baik, Harapan SEI dalam Townhall Vol.2 Tahun 2026

Akselerasi Untuk Akhir yang Lebih Baik, Harapan SEI dalam Townhall Vol.2 Tahun 2026

Bandung (31/07/2026) – Gelaran TownHall Meeting yang ke-2 tahun 2026, dihadiri oleh jajaran Direksi dan karyawan SEI. Bertemakan “Akselerasi untuk akhir yang lebih baik”, townhall di pertengahan tahun ini menjadi momentum dalam membakar semangat seluruh insan SEI dalam meraih target pencapaian perusahaan.

TownHall Meeting menjadi wadah untuk para Direksi menyampaikan rangkuman capaian perusahaan sepanjang Semester I Tahun 2026, berupa tantangan yang dihadapi serta arah strategi yang akan dijalankan sampai akhir tahun nanti. Melalui acara ini, seluruh insan SEI diajak untuk memiliki pemahaman yang sama terhadap kondisi perusahaan sekaligus memperkuat komitmen dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, menyampaikan bahwa berbagai dinamika bisnis yang terjadi sepanjang semester pertama menjadi pembelajaran penting bagi perusahaan untuk terus beradaptasi. Meskipun menghadapi tantangan dari sisi pasar, operasional, maupun penyelesaian proyek, SEI tetap menunjukkan optimisme dalam mengejar target hingga akhir tahun melalui peningkatan kualitas eksekusi, penguatan kolaborasi, dan fokus pada peluang bisnis yang strategis.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM, Yuntoro Prakoso Wibowo, memaparkan berbagai upaya penguatan tata kelola, pengelolaan risiko, serta pengembangan sumber daya manusia di perusahaan. Berbagai inisiatif transformasi internal terus dilakukan untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis sekaligus memperkuat budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada kinerja.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis, Khanestyo, menyampaikan perkembangan positif pada perolehan kontrak sepanjang tahun 2026. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus memperluas peluang pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan strategis, serta mengembangkan inovasi dan solusi bisnis di sektor energi baru terbarukan.

Lebih dalam dari sisi operasional, Direktur Teknik dan Operasi, Ridwan Kurnia, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan proyek, mempercepat penyelesaian pekerjaan, serta menjaga standar mutu dan keselamatan kerja. Sinergi lintas fungsi menjadi faktor penting dalam memastikan setiap proyek dapat diselesaikan secara optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun pelanggan.

Tema besar “Akselerasi untuk akhir yang lebih baik” bukan pilihan yang asal, karena hal ini menjadi bahan bakar semangat seluruh insan SEI dalam percepatan kinerja melalui kolaborasi, inovasi, serta semangat untuk memberikan kontribusi terbaik. SEI optimis dapat menghadapi tantangan yang ada sekaligus mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.**

PT Surya Energi Indotama Kontak Kami:
Surya Energi Indotama

PT Surya Energi Indotama

PT Surya Energi Indotama (SEI) berdiri pada tanggal 6 Desember 2007 dan diambil alih sebagai anak perusahaan dari PT Len Industri (Persero) pada 14 Januari 2009.