(022) 42830750 [email protected]
Media Sosial :
Wujudkan Keamanan Kerja, SEI Raih Penghargaan Zero LTI

Wujudkan Keamanan Kerja, SEI Raih Penghargaan Zero LTI

Bandung  – SEI kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi terbarukan yang mengutamakan keselamatan kerja dengan meraih dua penghargaan dari mitra strategisnya. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan SEI dalam mencapai ribuan jam kerja selamat tanpa kecelakaan kerja (Zero Lost Time Injury) di dua lokasi proyek yang berbeda.

Apresiasi dari PT Investasi HIJAU Satu

SEI menerima Sertifikat Apresiasi dari PT Investasi HIJAU Satu atas dedikasi luar biasa dalam menjaga lingkungan kerja yang aman selama pengerjaan proyek Solar PV berkapasitas total 1.175,52 kWp. Keberhasilan ini mencakup:

  • Total Jam Kerja Selamat Mencapai 18.960 jam kerja tanpa cedera.
  • Periode Proyek dilaksanakan pada rentang waktu Juli 2025 hingga September 2025.
  • Standar K3 dinilai berhasil mengimplementasikan praktik kesehatan dan keselamatan kerja secara efektif dan berkelanjutan.

Apersiasi atas keberhasilan Proyek DMST-1 bersama Sembcorp

Selain itu, SEI juga meraih Certificate of Achievement dari Sembcorp atas penyelesaian proyek instalasi Solar PV di PT Delta Merlin Sandang Textile 1 (DMST-1) dengan Kapasitas Instalasi Solar PV sebesar 4.927,6 kWp. Prestasi pada proyek ini meliputi:

  • Catatan Keselamatan mencapai 31.204 jam kerja selamat tanpa insiden di tempat kerja.

Pencapaian ganda ini menjadi bukti nyata bahwa SEI tidak hanya fokus pada percepatan transisi energi hijau di Indonesia, tetapi juga memprioritaskan keselamatan setiap personil di lapangan sebagai standar utama operasional perusahaan.

Bersama SEI Mari beralih menuju energi terbarukan!

Sinergi Operasional SEI : Mengintegrasikan Nilai Costumer Experience dalam Setiap Solusi Energi

Sinergi Operasional SEI : Mengintegrasikan Nilai Costumer Experience dalam Setiap Solusi Energi

Jakarta - Di era kompetisi industri energi yang semakin dinamis, keunggulan tidak lagi hanya ditentukan oleh teknologi atau produk, tetapi oleh pengalaman yang dirasakan pelanggan. Menyadari hal tersebut, Direktur Teknik dan Operasi SEI, Ridwan Kurnia, hadir secara langsung dalam "Transforming CX in Energy & Public Utilities Industry" yang diselenggarakan oleh Markplus (12/2).

Melalui partisipasi dalam acara tersebut, SEI menegaskan komitmennya untuk terus berevolusi menjadi mitra energi yang tidak hanya menghadirkan solusi, tetapi juga menciptakan nilai dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

SEI meyakini bahwa pengalaman pelanggan yang unggul dibangun dari dalam. Dimulai dari Employee Experience (EX) yang mendorong budaya kerja kolaboratif dan berorientasi solusi, diperkuat dengan Business Experience (BX) melalui proses kerja yang adaptif dan bernilai tambah, hingga menghadirkan Customer Experience (CX) yang bukan sekadar memenuhi kebutuhan, tetapi menciptakan meaningful engagement dan time well spent bagi pelanggan. Konsistensi perjalanan ini pada akhirnya membangun Brand Experience (BrX) yang memperkuat kepercayaan dan reputasi SEI di industri energi.

Bagi SEI, partisipasi aktif manajemen dalam program ini merupakan penegasan komitmen SEI untuk terus berevolusi bahkan, transformasi energi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi berkelanjutan, tetapi juga tentang bagaimana setiap interaksi dengan pelanggan mampu menghadirkan rasa percaya, kenyamanan, dan dampak nyata bagi bisnis mereka.

Karena keberhasilan proyek bukan hanya diukur dari instalasi yang selesai, tetapi dari pengalaman positif yang terus berlanjut bersama pelanggan.

Resmi Rampung! Intip Penampakan PLTS Floating Terbaru di Tambak Lorok Semarang

Resmi Rampung! Intip Penampakan PLTS Floating Terbaru di Tambak Lorok Semarang

Semarang (10/02/2026)  –  SEI kembali menorehkan prestasi dalam akselerasi energi terbarukan di tanah air. SEI secara resmi telah menyelesaikan pembangunan PLTS Floating berkapasitas 585 kWp di area PLTGU Tambak Lorok, Semarang.

Proyek ini merupakan hasil kontrak Kerjasama antara SEI sebagai EPC dengan PLN Indonesia Geothermal, yang dirancang khusus untuk menyuplai beban PDCSTG 1 di Blok 1 milik PLN Indonesia Power UBP Semarang.

Dalam proses pelaksanaanya proyek ini dikerjakan dalam kurun waktu September hingga Desember 2025, dan saat ini telah dinyatakan rampung sepenuhnya sehingga saat ini telah diserahterimakan kepada pihak PLN Indonesia Geothermal.

Tidak hanya itu, kehadiran PLTS Floating ini diproyeksikan menjadi efisiensi penghematan energi secara internal, terutama untuk kebutuhan Auxiliary PDC 21 (Water Treatment, Aux System Unit 1, Sytem emergency, ⁠Condensor Vacun, Kebutuhan penerangan ruangan control dan lainya).

Keberhasilan ini dicapai bukan tanpa hambatan. Tim di lapangan menghadapi dua tantangan utama :

  1. Keselamatan Kerja di Cuaca Ekstrem

Mengingat pemasangan dilakukan di atas permukaan air, faktor cuaca seperti hujan lebat menjadi kendala utama. Demi menjaga standar keselamatan, pengerjaan harus dihentikan total setiap kali hujan turun.

  1. Sistem Live Expansion

Proyek ini merupakan ekspansi dari unit yang sudah ada. Dengan catatan sistem yang lama tidak boleh dimatikan selama proses integrasi. Hal ini menuntut ketelitian ekstra dan waktu pengerjaan yang lebih panjang dibandingkan pemasangan PLTS pada area lain seperti rooftop dan groundmoundted.

Erwin Widodo, Engineering Listrik PLN Indonesia Power UBP Semarang, menyampaikan kepuasannya atas sinergi yang terjalin.

"Kami mengapresiasi kinerja SEI yang mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Harapan kami, PLTS ini tetap aman dan handal dalam menopang suplai PDC Blok 1 yang membutuhkan stabilitas tinggi," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Yudistira Priatna selaku Project Manager SEI, menyampaikan optimisme besarnya terhadap SEI dalam memberikan kontribusi nyata bagi masa depan energi baru terbarukan di Indonesia.

"Semoga ke depannya SEI dapat terus dipercaya untuk menangani proyek-proyek strategis, baik itu floating, rooftop, grounding, maupun EBT lainnya," ungkap Yudistira.

Dengan rekam jejak kesuksesan ini, SEI semakin mengukuhkan posisinya sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan energi terbarukan, siap menyongsong proyek-proyek lainnya di masa mendatang.

Dari Genteng ke Energi: Saatnya Atap Menjadi Sumber Daya

Dari Genteng ke Energi: Saatnya Atap Menjadi Sumber Daya

Program gentengnisasi yang dicanangkan pemerintah bukan hanya tentang meningkatkan kualitas hunian. Lebih dari itu, program ini membuka peluang besar untuk menghadirkan solusi energi bersih melalui pemanfaatan PLTS Atap.

Struktur atap yang lebih kuat dan modern menjadi fondasi ideal untuk instalasi panel surya. Artinya, setiap atap kini berpotensi bertransformasi menjadi sumber listrik mandiri yang efisien dan berkelanjutan.

PT Surya Energi Indotama telah membuktikan potensi tersebut melalui implementasi instalasi PLTS atap di wilayah Batang. Proyek ini menunjukkan bagaimana modernisasi infrastruktur bangunan dapat berjalan selaras dengan percepatan transisi energi nasional.

Dengan memanfaatkan area atap secara optimal, PLTS atap mampu memberikan berbagai manfaat strategis:

  1. Efisiensi biaya energi jangka panjang
  2. Pengurangan emisi karbon
  3. Peningkatan nilai bangunan
  4. Dukungan terhadap target energi terbarukan nasional

Transformasi energi tidak selalu dimulai dari proyek besar. Terkadang, perubahan besar justru dimulai dari atas kepala kita sendiri dari atap bangunan.

PT Surya Energi Indotama berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi energi surya yang andal dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Perkuat Tata Kelola, SEI Laksanakan Exit Meeting Assesment GCG bersama BPKP Jabar

Perkuat Tata Kelola, SEI Laksanakan Exit Meeting Assesment GCG bersama BPKP Jabar

Bandung (10/02/2026) – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel, SEI sukses menyelenggarakan Exit Meeting Assessment Good Corporate Governance (GCG) untuk Tahun Buku 2024. Pertemuan ini menandai berakhirnya rangkaian evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat, Ikhwan Mulyawan, beserta jajaran tim auditor. Dari sisi pemegang saham, Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, turut hadir secara daring didampingi jajaran Direksi lain dan Manajemen.

Dewan Komisaris SEI yang diwakili oleh Syahrial juga mengikuti jalannya pertemuan secara daring. Sementara itu, jajaran Direksi SEI hadir secara fisik dipimpin langsung oleh Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, beserta jajaran Direksi dan Manajemen terkait.

Assessment GCG Tahun Buku 2024 ini mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, serta ketentuan internal perusahaan yang mengatur penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran lainnya.

Pelaksanaan Assessment GCG dilakukan secara independen oleh BPKP Jabar berdasarkan surat tugas tertanggal Desember 2025 hingga Januari 2026. Dimana tujuan utama dari assessment ini adalah:

  1. Menilai tingkat penerapan prinsip-prinsip GCG pada seluruh organ perusahaan, meliputi Pemegang Saham/RUPS, Dewan Komisaris, dan Direksi.
  2. Mengukur efektivitas struktur, proses, serta mekanisme pengelolaan perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan strategis.
  3. Mengidentifikasi area yang memerlukan penguatan dan penyempurnaan dalam penerapan tata kelola perusahaan.
  4. Memberikan rekomendasi perbaikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola secara berkelanjutan.

Dalam hal ini proses evaluasi dilakukan melalui metodologi yang ketat, mulai dari penelaahan dokumen, wawancara mendalam, serta pengujian atas implementasi kebijakan yang relevan.

Hasil assessment diharapkan memberikan gambaran objektif mengenai tingkat kematangan penerapan GCG di perusahaan, sekaligus menjadi dasar bagi manajemen dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi untuk melakukan perbaikan dan peningkatan tata kelola berdasarkan “Area of Improvement” dari hasil Evaluasi guna mendukung pencapaian kinerja perusahaan yang berkelanjutan.

Gelar Townhall Meeting, SEI Tetapkan 6 Pilar Strategis RKAP 2026

Gelar Townhall Meeting, SEI Tetapkan 6 Pilar Strategis RKAP 2026

Bandung (09/02/2026) – Mengawali langkah di tahun yang baru, SEI sukses menyelenggarakan agenda Townhall Meeting 2026. Bertempat di kantor SEI, acara ini dihadiri langsung oleh seluruh jajaran Direksi, manajemen Eselon 1, Eselon 2 serta seluruh karyawan SEI dengan penuh antusias.

Townhall tahun ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi capaian luar biasa perusahaan sepanjang tahun 2025, sekaligus mematangkan strategi operasional demi memacu produktivitas dalam mencapai target besar yang telah ditetapkan untuk tahun 2026.

Dalam paparanya, jajaran Direksi menyampaikan hasil kinerja tahun 2025 yang menjadi landasan kuat bagi pertumbuhan perusahaan. Tidak hanya itu, fokus utama acara ini adalah bagaimana seluruh lini perusahaan dapat meningkatkan efektivitas kerja guna memastikan target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 tercapai secara maksimal.

Sebagai kompas organisasi selama setahun ke depan, SEI secara resmi menetapkan 6 poin strategis yang mengusung tema besar "Consistency and Collaboration for Better Achievements" :

  1. Business Upscaled
  2. Product & Service Innovation
  3. Operation Excellence
  4. Business Process Transformation
  5. IT as Business Driver
  6. Excellence in Human Capital & Performance Culture

Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, dalam paparanya menekankan pentingnya eksekusi yang disiplin terhadap rencana yang telah disusun.

"Keberhasilan kita tidak hanya ditentukan oleh strategi yang hebat, tetapi oleh konsistensi kita dalam mengeksekusi rencana tersebut serta kekuatan kolaborasi yang solid antar lini." tegas I Made Sandika.

Dengan komitmen yang kuat terhadap konsistensi dan kolaborasi, SEI optimistis tahun 2026 akan menjadi tahun yang membawa perusahaan menuju level pencapaian yang lebih tinggi.

Konsisten Terhadap Mutu, SEI Kembali Raih Sertifikasi ISO 9001:2015

Konsisten Terhadap Mutu, SEI Kembali Raih Sertifikasi ISO 9001:2015

Bandung (05/02/2026) - SEI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar kualitas operasional perusahaan. Melalui rangkaian audit yang berlangsung selama dua hari di kantor SEI, perusahaan resmi dinyatakan berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 setelah melalui proses audit surveilance dari tahun sebelumnya.

ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu. Standar ini menetapkan kriteria bagi organisasi yang ingin memastikan bahwa produk dan layanan mereka secara konsisten memenuhi kebutuhan pelanggan, serta memastikan adanya perbaikan berkelanjutan. Bagi SEI, audit ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen untuk memvalidasi efektivitas manajemen di tengah dinamika bisnis energi terbarukan.

Rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan pada hari pertama sekaligus pemeriksaaan dokumen serta observasi lapangan (04/02) yang dilanjutkan pada hari kedua bersamaan dengan penutupan (05/02). Audit kali ini dipimpin oleh Andri Prasetyo, auditor dari badan sertifikasi internasional Worldwide Quality Assurance (WQA).

Sejumlah divisi di SEI terlibat dalam proses audit sebagai auditee, mencakup:

  • Quality Management Representative (QMR)
  • Human Capital & Business Support (HCBS)
  • Supply Chain Management (SCM)
  • Commercial Sales
  • Quality Assurance / Quality Control (QA/QC)

Berdasarkan hasil audit, Andri Prasetyo menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu di SEI. Meski demikian, auditor menekankan pentingnya improvement berkelanjutan yang disesuaikan dengan kondisi bisnis saat ini.

Dalam laporannya, Andri memberikan apresiasi khusus terhadap progres yang ditunjukkan SEI. Ia menyoroti bahwa masukan dari audit tahun sebelumnya telah diimplementasikan dengan baik, terutama melalui langkah digitalisasi.

"Apresiasi setinggi-tingginya karena masukan di tahun sebelumnya telah direspon dengan perbaikan nyata. Kini, SEI telah memiliki digitalisasi melalui dashboard SEI Office yang dikembangkan secara internal. Inovasi ini sangat memudahkan karyawan dalam operasional sehari-hari," ujar Andri Prasetyo.

Menanggapi hasil positif tersebut, Direktur Teknik dan Operasi SEI, Ridwan Kurnia, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk terus tumbuh dan memperkuat kolaborasi lintas lini.

"Ini merupakan momen kita untuk tumbuh dan dapat bekerja sama dengan semua elemen, karena kita percaya atas kualitas, kemampuan, dan pelayanan yang kita miliki," ungkap Ridwan dalam sesi penutupan.

Namun, Ridwan juga memberikan catatan kritis kepada seluruh jajaran manajemen. Beliau mengingatkan agar action plan yang disusun pasca-audit tidak berhenti pada tataran dokumen semata.

"Jangan sampai action plan dari hasil audit ini hanya menjadi formalitas. Kita harus tetap fokus pada value creation. Standar ini harus menjadi jiwa dalam setiap proses bisnis kita," pungkasnya.

Dengan dipertahankannya sertifikasi ISO 9001:2015 ini, SEI semakin mengukuhkan posisinya sebagai pionir energi terbarukan yang mengedepankan tata kelola profesional dan berstandar global.

Perkuat Ekosistem Energi Terbarukan, SEI dan Conalog Jajaki Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Energi Terbarukan, SEI dan Conalog Jajaki Kerja Sama Strategis

Bandung (03/02/2026) – PT Surya Energi Indotama (SEI) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Conalog, perusahaan pakar teknologi asal Korea Selatan. Penandatanganan ini dilakukan oleh Khanestyo, Plt. Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, dan Bokseong Oh, Direktur Conalog.

Kerja sama ini difokuskan pada penjajakan potensi produksi, komersialisasi, serta pengembangan bisnis untuk solusi Operasi dan Pemeliharaan (O&M) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan memanfaatkan teknologi digital dan wireless. Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk saling menggabungkan sumber daya, kemampuan, dan keahlian masing-masing demi memajukan industri energi surya di Indonesia.

Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk memperkuat kapabilitas kedua belah pihak dalam menghadapi tantangan industri energi masa depan. Dengan semangat kemitraan yang kuat, perusahaan berharap kerja sama ini menjadi landasan untuk tumbuh bersama, menciptakan efisiensi operasional yang lebih tinggi melalui inovasi teknologi, serta memperluas jangkauan pasar energi terbarukan di Indonesia.

Sebagai langkah awal dan bentuk implementasi nyata dari kesepakatan ini, kedua belah pihak telah melaksanakan Proof of Concept (PoC) terkait penerapan teknologi terbaru pada panel surya milik SEI. Selain itu, juga diselenggarakan program pelatihan bagi tim teknis terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan terjadinya transfer pengetahuan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam mengoperasikan pemeliharaan PLTS yang lebih optimal.

Melalui sinergi ini, SEI dan Conalog optimis dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap percepatan transisi energi hijau di Indonesia melalui solusi teknologi yang cerdas dan berkelanjutan.

PT Surya Energi Indotama Kontak Kami:
Surya Energi Indotama

PT Surya Energi Indotama

PT Surya Energi Indotama (SEI) berdiri pada tanggal 6 Desember 2007 dan diambil alih sebagai anak perusahaan dari PT Len Industri (Persero) pada 14 Januari 2009.