(022) 42830750 [email protected]
Media Sosial :
SEI Raih Dua Penghargaan di Ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2025

SEI Raih Dua Penghargaan di Ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2025

Jakarta (21/05/2025) — PT Surya Energi Indotama (SEI), anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi terbarukan, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2025 yang diselenggarakan oleh MarkPlus Inc.

Dalam ajang tahunan yang digelar di Jakarta, SEI berhasil menyabet Gold Winner dalam kategori "The Most Promising Company in Marketing 3.0" dan Silver Winner untuk kategori "The Most Promising Company in Marketing 5.0" keduanya dalam kategori anak perusahaan BUMN.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari kalangan BUMN, BUMD, pelaku industri, serta praktisi pemasaran dan bisnis. Turut hadir untuk menerima penghargaan tersebut, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo. Dalam wawancara, Khanestyo menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan serta harapan agar pencapaian ini menjadi pemicu untuk terus berinovasi dan menjadi lebih baik.

"Terima kasih kepada MarkPlus Inc. yang sudah memberikan penghargaan ini kepada kami. Semoga dengan adanya penghargaan ini bisa menjadikan kami lebih baik dalam memberikan kontribusi positif untuk Perusahaan dan sektor energi terbarukan di Indonesia. Sukses terus untuk MarkPlus," ujar Khanestyo di sela acara penyerahan penghargaan.

Ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap inovasi dan kinerja pemasaran terbaik dari perusahaan-perusahaan milik negara dan anak perusahaannya.

Penghargaan Marketing 3.0 yang diterima SEI menyoroti keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, sosial, dan lingkungan ke dalam strategi pemasaran. Pendekatan ini mencerminkan komitmen SEI untuk tidak hanya menjual produk dan jasa, tetapi juga membangun hubungan bermakna dengan konsumen dan komunitas.

Sementara itu, penghargaan Marketing 5.0 menandakan kesiapan SEI dalam memanfaatkan teknologi mutakhir termasuk big data, dan automasi digital untuk menciptakan pengalaman pemasaran yang lebih relevan, efisien, dan berorientasi pada masa depan.

Kedua penghargaan ini menunjukkan bahwa SEI tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga menjadi perusahaan yang dapat mengimplementasikan pendekatan pemasaran secara holistik dan berkelanjutan di sektor energi terbarukan.

Pencapaian SEI ini menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam mengadopsi pendekatan pemasaran modern yang tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai sosial dan digital yang berkelanjutan.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi SEI untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor energi terbarukan di Indonesia.**

Keterampilan Hijau Jadi Sorotan, Ridwan Kurnia Tegaskan Pentingnya SDM

Keterampilan Hijau Jadi Sorotan, Ridwan Kurnia Tegaskan Pentingnya SDM

Jakarta (30/04/2025) – Dalam rangka mendorong pengembangan ekosistem tenaga kerja hijau di Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menggelar Indonesia’s Green Jobs Conference (IGJC) 2025 di Hotel Pullman, Jakarta. Mengusung tema besar “Turning Vision into Action”, konferensi ini sekaligus menjadi ajang peluncuran resmi Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia.

Salah satu sesi paralel yang menyedot perhatian adalah diskusi bertema “Inovasi dan Inisiatif dalam Praktik Berkelanjutan melalui Keterampilan Hijau”. Ridwan Kurnia, Direktur Teknik dan Operasi, hadir sebagai pembicara dalam sesi ini, bersama tiga narasumber lain dari berbagai latar belakang: Ulrike Lehr (Senior Researcher di Global Resource Unit, GWS Jerman), Ahmad Khulaemi (Widyaiswara Ahli Utama, PPSDM KEBTKE, Kementerian ESDM), dan Aysifa Isvari (Senior Consultant, SRE Woman).

Dalam pemaparannya, Ridwan menekankan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya tenaga surya, akibat kekurangan sumber daya manusia yang terampil dan berpengalaman.

“Sebetulnya kita kekurangan sumber daya manusia yang terampil dan berpengalaman di Industri Hijau khususnya PLTS. Makanya kita selalu aktif bekerjasama dengan instansi Pendidikan dalam memberikan masukan terkait ilmu apa saja yang sebetulnya dibutuhkan di lapangan, sehingga harapanya akan menjadi salah satu kurikulum di kampus tersebut. Jika tidak, ini akan menjadi masalah serius karena kebutuhan industri terus bertumbuh, sementara pasokan tenaga kerja terampil tidak seimbang,” ujar Ridwan di hadapan audiens.

Ia menjelaskan bahwa di perusahaanya, sekitar 70% posisi krusial diisi oleh tenaga teknisi. Lebih lanjut, Ridwan memetakan tiga kategori utama posisi strategis tersebut, yakni: Design Engineering, System Engineering dan contoh lain seperti Project Planning dan Marketing yang menjadi penghubung antara sisi teknis dan komersial, serta memetakan potensi proyek secara menyeluruh.

Antusiasme peserta sangat tinggi dalam sesi ini. Terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk, baik secara langsung maupun melalui kanal online. Salah satu pertanyaan yang cukup menonjol adalah mengenai “Skill teknis apa yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan di industri Hijau khususnya PLTS?

Menanggapi hal tersebut, Ridwan menekankan pentingnya keterampilan lintas disiplin, seperti penguasaan perangkat lunak simulasi energi, pemahaman teknis kelistrikan, sertifikasi keahlian hingga kemampuan manajerial proyek.

“Tenaga kerja masa depan di sektor hijau perlu adaptif, punya wawasan teknologi, serta bisa bekerja lintas fungsi. Ini bukan hanya soal teknis, tapi juga kemampuan berpikir sistemik,” tambahnya.

Sesi ini juga menampilkan berbagai perspektif, termasuk dari Ulrike Lehr yang memaparkan tren global dalam transisi energi dan kontribusi lapangan kerja hijau terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Aysifa Isvari membahas pentingnya keterlibatan perempuan dalam sektor energi terbarukan, serta bagaimana membangun akses dan pelatihan yang setara.

Ahmad Khulaemi menambahkan dari sudut pandang pemerintah, bahwa saat ini PPSDM KEBTKE, Kementerian ESDM sedang mengembangkan program pelatihan teknis berbasis kebutuhan lapangan di bidang EBTKE (Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi).

Sesi ini ditutup dengan tepuk tangan meriah dari peserta, menandakan tingginya minat publik terhadap isu keterampilan hijau. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan plakat penghargaan kepada seluruh narasumber atas kontribusi dan gagasan yang disampaikan.

Konferensi IGJC 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memacu kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat dalam menyiapkan SDM unggul untuk mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.**

SEI dan Sustainahaus Tandatangani MoU Kerja Sama Strategis di Bidang ESG dan Green Building

SEI dan Sustainahaus Tandatangani MoU Kerja Sama Strategis di Bidang ESG dan Green Building

Bandung, (22/04/2025) – PT Surya Energi Indotama (SEI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Solusi Rumah Hijau (Sustainahaus) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang diselenggarakan di kantor SEI. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan inisiatif Environmental, Social and Governance (ESG) serta implementasi Green Building untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Ini merupakan salah satu aksi nyata atas campaign SEI yaitu “Your Trusted ESG Solution Partner”.

Acara seremoni penandatanganan berlangsung dengan penuh semangat dan kolaboratif. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT Surya Energi Indotama, Khanestyo, beserta jajaran manajemen, serta Direktur PT Solusi Rumah Hijau, Satrio Dwi Prakoso.

“Kolaborasi ini merupakan langkah konkret kami dalam mendukung transformasi hijau di sektor energi dan properti, yang mana keberhasilan kami pun tidak hanya di ukur dari laba (profit) saja, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial (people) dan lingkungan (planet). Sinergi antara SEI dan Sustainahaus diharapkan mampu menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan, khususnya dalam penerapan prinsip ESG dan Green Building,” ujar Khanestyo dalam sambutannya.

Sementara itu, Satrio Dwi Prakoso juga menyampaikan optimismenya terhadap kemitraan ini,

“Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini, tidak hanya dalam aspek teknis pembangunan, tetapi juga dalam edukasi untuk penerapan prinsip keberlanjutan di tengah masyarakat.”

Dalam sesi diskusi, kedua pihak saling bertukar informasi mengenai pengalaman, keahlian, serta potensi sinergi dalam proyek-proyek masa depan. Kerja sama ini dirancang untuk mencakup pengembangan sistem bangunan hijau, manajemen energi yang efisien, serta kampanye kesadaran lingkungan di berbagai sektor.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan MoU secara simbolis, yang kemudian dilanjutkan dengan pertukaran plakat penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan komitmen bersama untuk masa depan yang lebih hijau, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

SEI dan Sustainahaus berharap bahwa kemitraan ini akan menjadi langkah nyata dalam mendukung agenda pembangunan hijau nasional serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

PT Surya Energi Indotama, "Your Trusted ESG Solution Partner".

SEI Bersama DEFEND ID Berangkatkan Ribuan Pemudik Dalam Program “Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025”

SEI Bersama DEFEND ID Berangkatkan Ribuan Pemudik Dalam Program “Mudik Aman Sampai Tujuan BUMN 2025”

Bandung (27/03/2025) – SEI bersama PT Len Industri (Persero) selaku induk Holding BUMN Industri Pertahanan Indonesia, DEFEND ID, berangkatkan 1.250 pemudik secara gratis dengan start keberangkatan di Gedung Sate, Bandung. Dengan tema “Mudik Aman Sampai Tujuan”, diadakannya program ini bertujuan untuk membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah akan program ini, pelepasan pemudik dilakukan oleh Kepala UPTD Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (PPP LLASDP) Kota Bandung, Adwin Singarimbun.

“Adanya program mudik gratis ini dapat mengurangi kepadatan di jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan, sesuai dengan komitmen kami untuk mendukung transportasi yang aman dan nyaman. Harapannya, semoga pemudik dapat menikmati perjalanan dengan aman dan tenang,” ujar Adwin dalam sambutannya melepas para pemudik.

Turut hadir perangkat daerah lainnya, di antaranya Pamen Ahli Bidang Ekonomi Staf Ahli Pangdam III/Siliwangi, Kolonel Infanteri Tatang Sukmana, Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (PSDA Bapedda) Provinsi Jawa Barat, Marini F. Manurung dan Kepala Bagian Umum Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Agus. Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Joga Dharma Setiawan bersama jajaran Direksi Len Incorporated lainnya serta Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara dan Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo, juga hadir melepas keberangkatan pemudik.

Selain diberangkatkan dari Bandung, ada pemudik lain yang juga diberangkatkan dari Subang, Surabaya dan Jakarta. DEFEND ID menyediakan lima rute tujuan mudik, di antaranya Yogyakarta, Solo, Surabaya, Lampung dan Palembang. Antusiasme masyarakat akan program ini sangat tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang mencapai 2.115 orang.

SEI sendiri turut berkontribusi 1 bus dengan muatan 50 orang yang tujuannya Yogyakarta. Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, bersama Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo turut hadir melepas keberangkatan para pemudik.

“Hati-hati dalam perjalanan, semoga sehat selalu dan selamat sampai tujuan. Teriring salam untuk keluarga di rumah” tutur Made.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik, armada bus yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelayakan, dan para pengemudi telah dibekali dengan pelatihan khusus. Selain menyediakan transportasi gratis, DEFEND ID juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti makanan ringan, minuman dan obat-obatan. Para pemudik juga mendapatkan asuransi perjalanan selama program berlangsung.

Selain SEI, PT Len Industri (Persero) juga menggandeng seluruh anak perusahaannya, yakni PT Len Railway Systems, PT Eltran Indonesia dan PT Len Telekomunikasi Indonesia. Tak hanya itu, seluruh anggota DEFEND ID lainnya, yakni PT Dahana, PT Pindad, PT PAL Indonesia dan PT Dirgantara Indonesia beserta cucu perusahaan, PT Nusantara Turbin Propulsi, turut serta dalam program ini.

Program mudik gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, sebagai bentuk nyata dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat. SEI bersama DEFEND ID berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam Pembangunan masyarakat dan bangsa**

Peresmian Media Percontohan Krisis Planet: Langkah Nyata SEI dalam Edukasi dan Ketahanan Lingkungan

Peresmian Media Percontohan Krisis Planet: Langkah Nyata SEI dalam Edukasi dan Ketahanan Lingkungan

Jakarta (02/03/2025) - SEI bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup meresmikan Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet yang terletak di Jalan Nusa Indah IV Nomor 35, RT08/RW4, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Peresmian ini dihadiri oleh Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara bersama dengan sejumlah aparatur negara lainnya. Bersamaan dengan hal ini, peresmian dilakukan oleh Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon, Ary Sudijanto.

“Dengan mohon ridha dari Allah SWT saya mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, secara resmi Media Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet Malaka Jaya diresmikan,” ucapnya.

Ary berharap dengan diresmikannya media pembelajaran ini dapat memberikan manfaat secara luas juga dapat menjadi langkah yang nyata dalam upaya menyalamatkan bumi di masa mendatang. Hal ini selaras dengan tujuan dibuatnya media tersebut yang ditujukan untuk mengedukasi masyarakat sekitar akan pentingnya kontribusi positif dalam menjaga lingkungan, khususnya pencegahan krisis planet.

Adanya proyek ini menurut Ary juga sebagai langkah nyata dalam menghadapi Triple Planetary Crisis: perubahan iklim, polusi lingkungan, dan hilangnya keanekaragaman hayati. “Inisiatif ini menunjukkan bahwa dengan kolaborasi berbagai pihak, dari pemerintah hingga masyarakat, kita bisa menciptakan solusi konkret untuk menjaga bumi,” ujarnya.

Inisiatif inovatif ini menghadirkan berbagai fasilitas berkelanjutan, termasuk kolam gizi berisi ikan budidaya, tanaman akuaponik, lubang biopori, sumur resapan, pengolahan sampah menjadi kompos, serta lampu hemat energi.

Dalam media pembelajaran ini, SEI turut berperan penuh dalam memberikan fasilitas penunjang aktivitas media pembelajaran tersebut. Direktur Utama SEI, I Made Sandika menyampaikan apresiasi dan dukungannya.

“Turut mengapresiasi adanya media pembelajaran ini. Guna untuk memberikan contoh ke masyarakat lainnya terutama wilayah rukun tetangga terhadap perubahan iklim. Kedepannya, SEI akan terus mendukung program ini mulai dari pemasangan hingga pemeliharaan sistem panel surya yang dipasang di media pembelajaran ini,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh utama di balik inisiatif dibangunnya media percontohan pembelajaran ini, Ketua RT08/RW4 Malaka Jaya Taufiq Supriadi,menuturkan awal mula media ini bisa lahir.

“Kami berpikir, kita harus membuat sebuah media percontohan untuk meng-endorse, untuk mengajari orang berpikir bahwa di tempat yang penuh dengan ‘betonan’ ini, yang dulunya (mohon maaf) gersang, bisa menjadi hijau,” tutur Ketua RT yang juga menjabat sebagai Direktur Asia Pacific Certification Program ini.

Keberhasilan proyek ini telah mendapat pengakuan nasional dan internasional, termasuk sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM, rekor MURI, serta penghargaan International Growth Standard atas kontribusinya terhadap lingkungan.

Diharapkan, Media Percontohan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

SEI Jajaki Kerja Sama Energi Bersih dengan Pemkot Palembang

SEI Jajaki Kerja Sama Energi Bersih dengan Pemkot Palembang

Palembang (25/2/2025) - PT Surya Energi Indotama (SEI) melakukan kunjungan ke Kantor Wali Kota Palembang untuk menjajaki potensi kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam pengembangan implementasi energi bersih.

Rombongan SEI yang dipimpin oleh Komisaris SEI, Syahrial, didampingi Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis, Khanestyo, Direktur Teknik dan Operasi, Ridwan Kurnia, beserta jajaran. Mereka disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, beserta para Kepala Dinas (Kadis) terkait dan jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, SEI menyampaikan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam transisi energi bersih. SEI menawarkan berbagai solusi energi terbarukan, khususnya energi surya, yang dapat diterapkan di Kota Palembang.

"Kami melihat Palembang memiliki potensi besar untuk pengembangan implementasi energi bersih. Kami siap bekerja sama dengan Pemkot Palembang untuk mewujudkan kota yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Syahrial.

Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menyambut baik tawaran kerja sama dari SEI. Ia menyampaikan bahwa Pemkot Palembang memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan implementasi energi bersih.

"Kami sangat terbuka untuk kerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki visi yang sama dalam pengembangan implementasi energi bersih. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Palembang," kata Prima.

Kedua belah pihak sepakat untuk membahas lebih lanjut mengenai potensi kerja sama yang dapat dilakukan. Kunjungan SEI ini merupakan langkah awal yang positif dalam upaya pengembangan energi bersih di Kota Palembang. Kerja sama antara SEI dan Pemkot Palembang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pemanfaatan energi terbarukan.

Deddy Corbuzier Kunjungi Pabrikan Modul Surya SEI dalam Rangka Eksplorasi Industri Pertahanan DEFEND ID

Deddy Corbuzier Kunjungi Pabrikan Modul Surya SEI dalam Rangka Eksplorasi Industri Pertahanan DEFEND ID

Bandung (26/2/2025) - Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial & Publik, Letkol Tituler Deddy Corbuzier, melakukan kunjungan ke pabrikan modul surya PT Surya Energi Indotama dalam rangka Eksplorasi Industri Pertahanan yang diadakan oleh DEFEND ID. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian yang sebelumnya juga telah mengunjungi PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad dan PT Len Industri (Persero).

Dalam kunjungan tersebut, Deddy Corbuzier berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi modul surya di PT Surya Energi Indotama dan terlihat sangat terkesan dengan hasil karya yang dihasilkan. Ia didampingi oleh Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Plt Direktur Teknik dan Operasi, Ridwan Kurnia dan Staff SCM, Choirul Rizal.

TampaK terjalin diskusi dengan pihak manajemen SEI mengenai potensi pengembangan energi surya untuk mendukung pertahanan negara. “Energi surya memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung pertahanan negara, Selain ramah lingkungan, energi surya juga dapat menjadi sumber energi yang mandiri dan terbarukan”. Ujar Choirul Rizal.

Deddy Corbuzier juga mengapresiasi langkah DEFEND ID dalam mengadakan Eksplorasi Industri Pertahanan ini. Menurutnya, kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai industri pertahanan Indonesia.

"Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya industri pertahanan bagi negara kita," ujarnya.

Plt Direktur Teknik dan Operasi PT Surya Energi Indotama, Ridwan Kurnia, menyambut baik kunjungan Deddy Corbuzier. Ia berharap kunjungan ini dapat mempererat kerja sama antara Kemenhan dan industri Pertahanan khususnya di bidang Energi Surya.

Kunjungan Deddy Corbuzier ke PT Surya Energi Indotama memperlihatkan komitmen kuat dalam memperkuat kemandirian industri pertahanan Indonesia melalui inovasi energi terbarukan. Kolaborasi ini tidak hanya mendukung keberlanjutan energi, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia untuk lebih mandiri dan tangguh dalam menghadapi tantangan global. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi awal yang baik bagi perkembangan industri pertahanan di masa depan.

Tidak Hanya Produksi Cokelat, Kini  Ceres Berkomitmen Mengurangi Emisi Karbon Untuk Lingkungan

Tidak Hanya Produksi Cokelat, Kini  Ceres Berkomitmen Mengurangi Emisi Karbon Untuk Lingkungan

Dalam upaya mendukung transisi energi bersih dan meningkatkan efisiensi operasional, PT Perusahaan Industri Ceres (PT Ceres) telah mengadopsi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap on-grid berkapasitas 2,1 MWp.

Perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan berbahan dasar coklat ini, memasang PLTS di atas gedung-gedung perusahaan. PT Ceres juga dikenal sebagai salah satu perusahaan terkemuka di industri FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) di Indonesia. Langkah ini menegaskan bahwa penggunaan energi terbarukan di Indonesia bukan lagi sekadar alternatif, melainkan kebutuhan yang mendesak.

Proyek pemasangan PLTS di lingkungan PT Ceres merupakan hasil kerja sama erat antara PT Ceres sebagai pemilik gedung dan pengguna energi, Total Energies sebagai Developer, serta SEI sebagai EPC. PLTS ini memiliki kapasitas 2,1 MWp, dengan 17 inverter berkapasitas masing-masing 100 kW, sehingga total kapasitas AC mencapai 1,7 MW dan kapasitas DC modul mencapai 2,1 MW. Sistem ini mampu menyuplai listrik yang cukup untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan energi di gedung produksi cokelat PT Ceres.

Selain itu, penggunaan sistem pemantauan canggih memungkinkan pemantauan kinerja PLTS secara real-time. PLTS ini juga dilengkapi dengan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang dapat menyediakan daya cadangan dengan durasi hingga dua jam saat terjadi pemadaman listrik, memastikan tetap berlangsungnya pemantauan sistem.

Pemasangan PLTS di PT Ceres tidak hanya berhasil menekan biaya kebutuhan energi listrik, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan kedepannya. Kolaborasi strategis ini menjadi wujud nyata dari komitmen bersama dalam beralih ke energi bersih dan efisien.

Dalam proses implementasinya, tantangan tentu tak terhindarkan, terutama dalam menjaga standar kualitas instalasi yang sesuai dengan harapan. Perbedaan ekspektasi terhadap kualitas pekerjaan subkontraktor menjadi salah satu hambatan yang dihadapi. Namun tentunya, semua dapat teratasi sebagaimana penuturan dari Project Engineer SEI dalam proyek ini, Rurizwan Syahru Wibisana.

DCIM\100MEDIA\DJI_0326.JPG

"Untuk memastikan kesesuaian dengan spesifikasi yang telah ditetapkan, diperlukan komunikasi yang jelas, pengawasan yang ketat, serta evaluasi rutin. Harapannya, Ceres dapat segera merasakan efisiensi yang lebih optimal dari penggunaan PLTS dalam pencapaian target mereka," tutur Rurizwan yang juga berharap penggunaan sistem PLTS semakin optimal di PT Ceres kedepannya.

Meskipun berhadapan dengan berbagai tantangan pada proses instalasi PLTS-nya, Rurizwan beserta rekan dari SEI berhasil menyelesaikan instalasi sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh dan mendorong pertumbuhan industri energi surya di Indonesia. Dengan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk, SEI terus berupaya berkontribusi dalam pencapaian target energi bersih nasional.**

SEI Mengajar: Ridwan Kurnia Ajak Peserta In House Training Pahami Konsep Key Account Management dan Energi Terbarukan

SEI Mengajar: Ridwan Kurnia Ajak Peserta In House Training Pahami Konsep Key Account Management dan Energi Terbarukan

Jakarta (06/02/2025) – Direktur Pemasaran & Pengembangan Bisnis, Ridwan Kurnia, Prince2, CPM (Asia) yang juga merupakan seorang praktisi bisnis, memberikan materi mengenai konsep Key Account Management pada acara In House Training yang dilaksanakan oleh Markplus pada Kamis, 6 Februari 2025, di Hotel Akmani, Jakarta.

Dalam acara yang dihadiri oleh para profesional dan pelaku industri ini, Ridwan yang merupakan guest speaker, mengungkapkan bagaimana SEI terus berkomitmen dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam bidang energi terbarukan.

Dalam sesi yang berlangsung penuh antusias, Ridwan menjelaskan pentingnya memahami dan menerapkan Key Account Management dalam menjalankan bisnis yang berorientasi pada hubungan jangka panjang dengan klien. Menurutnya, konsep Key Account Management ini sangat relevan bagi perusahaan-perusahaan yang ingin terus berkembang dan memberikan solusi terbaik bagi pelanggan, khususnya dalam sektor energi yang sangat dinamis seperti energi terbarukan.

"Fokus SEI tidak hanya pada penyediaan energi terbarukan, tetapi juga bagaimana kami dapat memastikan bahwa setiap layanan yang kami berikan memiliki nilai tambah yang nyata, dengan kualitas dan keselamatan yang menjadi prioritas utama," ujar Ridwan dalam presentasinya. Ia menegaskan bahwa SEI mengedepankan Value Delivery dalam setiap langkah, menjamin bahwa setiap solusi yang ditawarkan tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan industri.

Ridwan juga menyoroti betapa pentingnya kualitas dan keselamatan dalam pengelolaan proyek energi terbarukan. SEI, sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap masa depan energi terbarukan, selalu mengutamakan standar yang tinggi dalam setiap proses, mulai dari perencanaan hingga implementasi. Hal ini sejalan dengan visi SEI untuk berkontribusi pada pengurangan dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Melalui program SEI Mengajar, Ridwan beserta tim berusaha menularkan pengetahuan serta membekali masyarakat dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk memahami lebih dalam tentang sektor energi terbarukan. Program ini diharapkan tidak hanya mendidik profesional di bidang energi tetapi juga dapat memberikan kesadaran lebih luas kepada masyarakat tentang pentingnya beralih ke energi terbarukan.

Dengan terus berkomitmen dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang energi terbarukan, SEI berharap dapat mendorong transformasi yang lebih cepat menuju pemanfaatan energi yang ramah lingkungan di Indonesia, serta menjadi pionir dalam menciptakan solusi-solusi inovatif untuk masa depan yang lebih hijau. Bersama SEI mari beralih menuju energi terbarukan.

Peringati Bulan K3 Nasional 2025, HSE Len Industri Company Gelar Acara Safety Riding

Peringati Bulan K3 Nasional 2025, HSE Len Industri Company Gelar Acara Safety Riding

Bandung (03/02/2025) – Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2025, Health, Safety & Environment Len Industri Company mengadakan acara Safety Riding yang bertempat di kantor pusat PT Len Industri (Persero), Bandung. Acara ini dihadiri oleh General Manager Health Safety & Environment PT Len Industri (Persero), Moiko Sivatino, Part & Accessories Dept Head, Dodi Sofian, Instruktur Safety Riding Center PT DAM Amizar Maas beserta jajaran.

Dalam sambutannya Moiko mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan. “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui acara ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan juga berkontribusi pada keselamatan di jalan raya,” ujarnya.

Acara dimulai dengan sesi pretest untuk mengukur sejauh mana pengetahuan peserta mengenai keselamatan berkendara, khususnya yang berkaitan dengan sepeda motor. Tes awal ini menjadi acuan untuk mengetahui pemahaman dasar para peserta tentang berbagai aspek keselamatan, mulai dari perlengkapan berkendara hingga aturan berlalu lintas yang tepat. Pretest ini diikuti dengan antusiasme peserta, yang menunjukkan kesiapan mereka untuk mengikuti sesi pembekalan dan pelatihan yang lebih lanjut.

Setelah pretest, acara dilanjutkan dengan pembekalan materi oleh Amizar, seorang Instruktur Safety Riding Center berlisensi dari PT DAM. Dalam sesi ini, Amizar memberikan penjelasan mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar berkendara yang aman, serta teknik-teknik yang harus diterapkan pengendara untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Amizar menekankan pentingnya pemahaman tentang kondisi jalan dan penggunaan kendaraan. "Keselamatan berkendara bukan hanya tentang bagaimana kita mengendarai motor dengan benar, tapi juga bagaimana kita bisa memperkirakan situasi di jalan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan," jelas Amizar di hadapan peserta. Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai, seperti helm, pelindung siku dan lutut, sangat penting untuk mengurangi dampak jika terjadi kecelakaan.

Simulasi Pengereman Dasar

Usai materi teori, peserta langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengikuti sesi praktik yang dipandu oleh Amizar dan para instruktur lainnya. Salah satu simulasi yang dilakukan adalah demo pengereman dasar pada kecepatan 40 km/jam untuk kendaraan roda dua tipe matic dan sport. Dalam simulasi ini, peserta diminta untuk mengerem dengan teknik yang benar agar kendaraan dapat berhenti secara aman dalam jarak yang tepat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan teknis peserta, sehingga mereka dapat lebih sigap dan responsif dalam menghadapi situasi mendadak di jalan raya. Para peserta tampak antusias mengikuti instruksi dan berusaha mempraktikkan dengan sebaik mungkin teknik pengereman yang telah diajarkan.

Setelah seluruh rangkaian materi dan praktik selesai, acara ditutup dengan posttest untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Tes ini juga berfungsi sebagai evaluasi bagi penyelenggara, guna melihat seberapa efektif kegiatan ini dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam berkendara dengan aman.

Layanan Service Motor Gratis

Sebagai bagian dari dukungan terhadap keselamatan berkendara, Honda juga menyediakan layanan service motor gratis selama 3 hari berturut-turut bagi karyawan PT Len Industri Company mulai dari tanggal 3 – 5 Februari 2025. Layanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan dalam kegiatan berkendara tetap dalam kondisi prima dan aman.

Acara Safety Riding ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam mengenai teknik berkendara yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun budaya keselamatan di jalan raya, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Dengan adanya acara ini, HSE Len Industri Company berharap dapat memberikan dampak positif, tidak hanya untuk karyawan, tetapi juga bagi masyarakat luas, dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan terhindar dari kecelakaan.

PT Surya Energi Indotama Kontak Kami:
Surya Energi Indotama

PT Surya Energi Indotama

PT Surya Energi Indotama (SEI) berdiri pada tanggal 6 Desember 2007 dan diambil alih sebagai anak perusahaan dari PT Len Industri (Persero) pada 14 Januari 2009.