Kategori: Berita
PLTS Atap Pabrik Benang di Majalaya, Wujudkan Energi Ramah Lingkungan
Bandung – PT Surya Energi Indotama (SEI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih di sektor industri. Kali ini, SEI baru saja menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di area pabrik PT Bintang Indospin Industri, sebuah perusahaan manufaktur benang yang berlokasi di Majalaya, Kabupaten Bandung.
Proyek ini terwujud melalui kerja sama antara PT Surya Energi Indotama sebagai Engineering, Procurement, and Construction (EPC) dan PT Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS) sebagai Developer proyek. PLTS Atap dengan kapasitas 802,9 kWp ini menggunakan sistem on-grid, yang secara langsung terkoneksi dengan jaringan listrik utama untuk mendukung kebutuhan operasional pabrik.
Perwakilan PT Bintang Indospin Industri, Aa Hidayat, menyampaikan harapannya agar penerapan energi surya ini dapat membawa efisiensi yang signifikan bagi perusahaan.
“Harapan kami tentu bisa lebih saving energi. Dari segi pengeluaran juga bisa ditekan, terutama dari sisi pembayaran listrik, sehingga dana yang dihemat dapat di alokasikan untuk peningkatan kesejahteraan karyawan,” ujarnya.
Sementara itu, M. Ilyas Asayuti, selaku Pimpinan Proyek dari SEI, menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini menjadi langkah nyata dalam mendukung target dekarbonisasi di sektor industri.
“Kami berharap semakin banyak industri, terutama di wilayah Jawa Barat, yang mulai beralih menggunakan PLTS. Selain mendukung efisiensi energi, langkah ini juga membantu mengurangi emisi karbon sebagai bagian dari program pemerintah menuju energi bersih,” jelasnya.
Dengan selesainya proyek ini, SEI terus memperkuat posisi sebagai pionir energi terbarukan di Indonesia, menghadirkan solusi energi berkelanjutan untuk masa depan industri yang lebih hijau dan efisien.
Berita Lainnya
Kebun Pangan Jupiter Rahayu Tembus 10 Besar Lomba Buruan SAE Kota Bandung
Bandung (10/09/2025) - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung ke-215 tahun 2025, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar lomba Buruan SAE yang diikuti oleh 56 kelompok perwakilan dari 30 kecamatan se-Kota Bandung. Dengan 27 kelompok katergori lahan luas dan 29 kelompok kategori lahan sempit. Dimana salah satu yang berhasil lolos hingga tahap finalis 10 besar adalah Kebun Pangan Jupiter Rahayu atau yang dikenal sebagai Buruan SAE Jupiter Rahayu dengan kategori lahan luas.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kebermanfaatan kebun pangan tersebut bagi masyarakat sekitar. Selain menjadi ruang hijau produktif, kebun ini juga menjadi sumber pangan sehat yang mudah diakses warga, mulai dari sayuran segar, buah-buahan, hingga olahan hasil panen. Masyarakat sekitar aktif terlibat dalam pengelolaan, sehingga keberadaan kebun mampu mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa kepedulian lingkungan.

Penilaian untuk Kebun Pangan Jupiter Rahayu dilakukan pada hari Senin, 1 September 2025, dengan kehadiran tim penilai dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Selain kerapihan administrasi dan penerapan 8 unsur Buruan SAE yang terdiri dari budidaya berbagai jenis sayur, pemeiharaan hewan ternak untuk menghasilkan protein hewani, budidaya ikan, budidaya tanaman obat keluarga (toga), penanaman berbagai macam jenis buah, kegiatan pembibitan tanaman dan ternak, pengelolaan dari hasil panen, dan penanaman berbagai jenis tanaman hias, Kebun Pangan Jupiter Rahayu mendapatkan nilai tambah karena memanfaatkan solar cell di atas saung sebagai pendukung kegiatan, sebuah inovasi ramah lingkungan yang membuat pengelolaan lebih efisien dan berkelanjutan. Serta dukungan dari dan untuk kelompok baik itu pemerintah maupun non pemerintah.
Salah satu pengurus Kebun Pangan Jupiter Rahayu, Tati Suryati, menyampaikan harapanya agar kebun ini menjadi kebun yang mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan Masyarakat sekitar.
“Saya berharap atas pencapaian yang sudah di raih menjadikan Kebun Pangan Jupiter Rahayu menjadi kebun yang mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan Masyarakat sekitar dan dapat memberdayakan warga untuk semakin peduli terhadap lingkungan."
Perlu diketahui, Kebun Pangan Jupiter Rahayu merupakan salah satu program CSR unggulan SEI yang terus mendorong lahirnya inovasi ramah lingkungan di tengah masyarakat.
Melalui lomba Buruan SAE ini, diharapkan lahir inovasi serta semangat kolaborasi dari masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan keluarga, sekaligus mewujudkan lingkungan yang asri, produktif, serta berdaya guna bagi warga Kota Bandung.**
Berita Lainnya
SEI Salurkan Bantuan Pendidikan melalui Program Len Go Smart 2025
Bandung (28/08/2025) - Sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, PT Surya Energi Indotama bersama induk perusahaan PT Len Industri (Persero) beserta anak perusahaan kembali menyalurkan CSR bantuan pendidikan berkualitas Len Go Smart 2025.
Bantuan pendidikan ini diberikan kepada 80 siswa-siswi berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat kolaborasi antara PT Len Industri (Persero) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta Dinas Pendidikan Kota Bandung, sehingga penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi para penerima.
Nefi Friyanti, Manager Corporate Secretary SEI, menegaskan bahwa dengan adanya bantuan ini diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan diri melalui pendidikan.
“Semoga dengan adanya bantuan pendidikan ini dapat membantu siswa untuk lebih semangat belajar dan memberikan dampak positif lebih besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
SEI juga menaruh harapan besar kepada para penerima bantuan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, tidak hanya untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan semangat juang. Hal ini sejalan dengan tema CSR yang diusung, yaitu “Bersama Cerdaskan Negeri, Wujudkan Indonesia Maju.”
Melalui program CSR Bantuan Pendidikan Berkualitas Len Go Smart 2025, SEI bersama Len berkomitmen terus mendukung lahirnya generasi cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Berita Lainnya
SEI Rampungkan Proyek PLTS Ground Mounted di Kawasan PLN-PLTGU Keramasan, Palembang
Palembang (19/08/2025) - PT Surya Energi Indotama (SEI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia dengan menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Ground Mounted berkapasitas 1.670 kWp di Kawasan PLN-PLTGU Keramasan, Palembang, Sumatera Selatan.
Proyek ini dilaksanakan dengan PT PLN Geothermal Indonesia sebagai pengguna (user) dan PT PLN UBP Keramasan sebagai (end user) yang akan secara langsung merasakan manfaatnya. Kehadiran PLTS ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional kawasan pembangkit sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi dengan penerapan teknologi ramah lingkungan yang sudah diterapkan sebelumnya.
Lebih dari itu, PLTS Ground Mounted Keramasan juga memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan energi listrik di wilayah Sumatera Selatan, sejalan dengan upaya pemerintah dan PLN dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong transisi menuju energi berkelanjutan.
Berita Lainnya
Perkuat SDM, SEI Gelar Pelatihan Power System, HSE, dan MAE Basic
Bandung (14/08/2025) — Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kompetensi teknis dan keselamatan kerja tenaga teknis maupun operasional di lapangan, SEI resmi menggelar pelatihan Power System, Health, Safety, and Environment (HSE), dan Managed Automation Engine (MAE) Basic yang diikuti oleh Tim SEI, BAKTI Komdigi dan Huawei yang bertempat di salah satu hotel di kota Bandung.
Turut hadir Manager Operation and Maintenance SEI, Davin Yuan beserta jajaran, Henry Suseno perwakilan dari BAKTI Komdigi beserta jajaran, Tim Project Management Office (PMO), Asnely Ahmad perwakilan dari Huawei beserta jajaran, serta seluruh peserta yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Manager Operation and Maintenance SEI, Davin Yuan menyampaikan bahwa pelatihan ini difokuskan pada tiga materi utama:
- Power System yang akan memberikan pemahaman komprehensif tentang sistem kelistrikan.
- HSE (Health, Safety, and Environment) yang mengedepankan keselamatan kerja dan kepedulian terhadap lingkungan, serta
- MAE Basic (Managed Automation Engine) yang merupakan dasar evaluasi dan pengawasan proyek yang efektif.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu meningkatkan keterampilan teknis, memahami standar keselamatan kerja, dan menguasai kemampuan monitoring serta evaluasi proyek, sehingga dapat berkontribusi maksimal pada keberhasilan operasional,” ujarnya.
SEI juga memberikan apresiasi kepada BAKTI Komdigi dan Tim PMO yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan ini hingga selesai.
Pelatihan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, memastikan setiap proyek berjalan aman, efisien, dan sesuai standar yang berlaku.
Berita Lainnya
Tinjau Kesiapan Pasokan Energi, SEI Sambut Komisi XII DPR RI di Kupang
Kupang, NTT (11/08/2025) — Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja Reses ke Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Oelpuah Kupang, Nusa Tenggara Timur, dalam rangka meninjau kesiapan pasokan energi serta menggali potensi dan pengelolaan energi baru dan terbarukan di wilayah ini.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, bersama jajaran anggota Komisi XII. Hadir pula Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, serta perwakilan mitra strategis dari PT PLN (Persero), PT Sokoria Geothermal Indonesia, PT Geo Dipa Energi, dan PT Pertamina Geothermal Energi.

Setibanya di lokasi, rombongan diarahkan meninjau langsung area PLTS. Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, memaparkan gambaran umum PLTS Oelpuah Kupang salah satunya disampaikan bahwa PLTS ini telah beroperasi selama sembilan tahun.
“Hingga saat ini, PLTS telah beroperasi selama 9 tahun, membuktikan komitmen kami dalam menyediakan pasokan energi bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Antusiasme terlihat dari rombongan atas penjelasan tersebut, mengingat PLTS Oelpuah Kupang menjadi salah satu proyek strategis penyediaan energi bersih di NTT.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menegaskan potensi besar NTT sebagai sentra energi surya nasional.
“NTT sangat ideal karena curah matahari dan tingkat iradiasi di sini sangat tinggi. Indonesia sangat membutuhkan ini. Ke depan, nasib bangsa salah satunya ada di tangan NTT. Kita akan kembangkan wilayah ini menjadi pusat panel surya, terlebih sudah ada studi komprehensif sebelumnya,” ungkapnya.

Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab di ruang pertemuan. Dalam diskusi tersebut, para pihak menyampaikan komitmen bersama untuk memperkuat pengembangan EBT di NTT, sekaligus mendorong investasi dan inovasi teknologi.
Menutup kunjungan, Komisi XII DPR RI menyampaikan harapannya agar NTT dapat menjadi role model pengelolaan energi surya di Indonesia. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur, dan kerja sama lintas sektor, NTT diharapkan mampu menjadi pusat produksi energi bersih yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menopang ketahanan energi nasional.
Berita Lainnya
Komitmen Terhadap Digitalisasi, SEI Launching Fitur Baru E-Office Dan Closing Ceremony ERP
Bandung (31/07/2025) - Setelah lebih dari satu tahun bermitra dalam proyek re-implementasi ERP, SEI bersama konsultan teknologi informasi, PT Asia Global Solusi (AGS), secara resmi menutup rangkaian tersebut melalui acara Go-Live & Project Closing Ceremony ERP yang diselenggarakan di kantor SEI.
Acara ini menjadi momentum bagi SEI karena menandai penyerahan penuh kendali operasional sistem ERP dari AGS kepada tim internal SEI. Turut hadir dalam acara ini, Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM SEI, Yuntoro Prakoso Wibowo beserta jajaran struktural lainya. Dari pihak AGS, hadir Direktur Pemasaran AGS, Felix Niode, Project Manager AGS, Eddy beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kerja sama dan pendampingan yang telah diberikan oleh AGS selama proses implementasi berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini mencerminkan keseriusan perusahaan dalam melangkah ke arah digital.
“Re-implementasi ERP ini adalah bentuk nyata dari komitmen SEI dalam melakukan transformasi digital di seluruh lini bisnis,” ujarnya.
Menjawab hal tersebut, Manajemen AGS, Felix Niode menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan hasil dari kerja sama lintas fungsi di dalam perusahaan, terutama dukungan dari level manajemen atas.
“Tanpa komitmen dan dukungan penuh dari top management, setiap implementasi teknologi tidak akan berjalan optimal,” jelasnya.

Penutupan proyek ini sekaligus menandai bahwa SEI kini telah sepenuhnya memegang kendali atas sistem ERP, yang sebelumnya masih dalam masa pemantauan dan pendampingan oleh tim AGS.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Tim ERP SEI sekaligus Manager Information System, Yoga Aradea, secara resmi mengumumkan peluncuran fitur terbaru SEI Office. Kehadiran SEI Office ini menjadi pelengkap dari sistem ERP, yang tidak hanya menyajikan data dalam bentuk angka, tetapi juga menyajikannya dalam bentuk visual yang lebih informatif dan mudah dipahami oleh pengguna.
Yoga menjelaskan beberapa fitur utama SEI OFFICE, di antaranya: Dashboard Project, Dashboard Project Planning, Tender Calendar, Manajemen Risiko, Dokumen Perusahaan, Event & Kegiatan(untuk reservasi ruang rapat), Kendaraan Operasional (untuk reservasi kendaraan dinas)
Yoga menambahkan bahwa peluncuran SEI OFFICE sekaligus penutupan proyek ERP ini menjadi simbol keberhasilan perusahaan dalam mengadopsi transformasi digital.
“Keberhasilan ini bukanlah hasil kerja satu unit saja, melainkan hasil kolaborasi dan sinergi dari seluruh unit kerja. Karena kita saling terhubung satu sama lain,” ungkapnya.
Dengan selesainya implementasi ERP dan kehadiran SEI OFFICE, SEI menegaskan langkah nyatanya dalam menghadirkan sistem yang terintegrasi, efisien, dan adaptif terhadap tuntutan digitalisasi masa kini. Transformasi ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang perubahan budaya kerja yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berbasis data.**
Berita Lainnya
SEI Gelar Town Hall Meeting Chapter II: “Together, We Own the Vision”
Bandung (28/07/2025) — SEI sukses menggelar Town Hall Meeting chapter kedua di tahun ini sebagai bagian dari agenda rutin perusahaan. Mengangkat tema “Together, We Own the Vision”, acara ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara manajemen dan seluruh karyawan, serta menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi bersama.
Tema yang diusung dalam town hall kali ini, merefleksikan komitmen SEI untuk membangun budaya perusahaan yang inklusif dan kolaboratif, di mana visi perusahaan tidak hanya menjadi milik segelintir orang saja, melainkan seluruh entitas perusahaan memiliki peran penting dalam mewujudkan visi tersebut.
Acara dihadiri oleh seluruh jajaran Direksi yang secara langsung menyampaikan paparan terkait kinerja, strategi, dan arah pengembangan perusahaan. Sesi pertama dibuka oleh Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, yang menyampaikan executive summary kinerja perusahaan sepanjang semester I tahun 2025. Materi yang disampaikan mencakup pencapaian kontrak baru dan pertumbuhan pendapatan perusahaan, yang dijelaskan secara komprehensif kepada seluruh peserta.
Dilanjutkan oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis, Khanestyo, yang menyampaikan analisis performa sales, proyeksi kinerja hingga akhir tahun 2025, serta arah transformasi bisnis SEI yang berfokus pada keberlanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance). Ia juga mengulas peluang bisnis strategis berbasis ESG yang telah mulai dijajaki SEI melalui kerja sama dengan mitra bisnis yang sejalan secara visi.
Berikutnya, Direktur Teknik dan Operasi, Ridwan Kurnia, memaparkan strategi operasional untuk meningkatkan performa eksekusi proyek, termasuk percepatan implementasi proyek eksisting, penguatan pengadaan dan logistik, optimalisasi sumber daya, intensifikasi koordinasi lintas fungsi, serta pemanfaatan sistem monitoring proyek secara aktif.
Sesi paparan ditutup oleh Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM, Yuntoro Prakoso Wibowo, yang menyampaikan laporan kinerja keuangan perusahaan, hingga aspek pengelolaan SDM sebagai bagian dari pondasi perusahaan yang berkelanjutan.
Antusiasme karyawan akan acara ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada jajaran Direksi, khususnya seputar strategi dan peluang pertumbuhan SEI kedepannya. Seluruh pertanyaan dijawab secara terbuka dan menyeluruh, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan sinergi. Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat kolaborasi semakin menguatkan langkah SEI dalam menghadapi tantangan ke depan.
SEI, Go! Fight! Win!**
Berita Lainnya
SEI Jalin Kolaborasi Dengan UNDIP Dalam Penyediaan Air Bersih Ramah Lingkungan
Semarang (22/7/2025) – SEI kali ini resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Kampus Jepara (BPKJ) Universitas Diponegoro (Undip) dalam pengembangan teknologi desalinasi portabel berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, dan Kepala BPKJ Undip, I Nyoman Widiasa.
Adanya kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari MoU sebelumnya, antara PT Len Industri (Persero) sebagai induk perusahaan SEI dengan Universitas Diponegoro, yang berfokus pada pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, SEI dan Undip bersama mengambil peran dalam pengembangan, uji coba, hingga implementasi sistem desalinasi portabel yang memanfaatkan energi surya sebagai sumber tenaga. Teknologi ini diharapkan mampu menjadi solusi penyediaan air bersih yang ramah lingkungan, khususnya untuk wilayah terpencil, pesisir, dan daerah yang rentan mengalami kekeringan.
Perjanjian kerja sama ini berlaku selama tiga tahun ke depan, tentunya dengan kemungkinan untuk pengembangan lebih lanjut. Ruang lingkup kerja sama meliputi proses perancangan, pengujian laboratorium dan lapangan, pelatihan teknis, hingga peluncuran bersama hasil inovasi teknologi yang dikembangkan.
Ke depan, diharapkan kerja sama ini tidak hanya menghadirkan solusi air bersih berbasis energi terbarukan, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi antara dunia industri dan akademik, serta menciptakan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses air bersih yang berkelanjutan dan membangun kesadaran akan pentingnya melestarikan lingkungan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.**
Berita Lainnya
Perkuat Mutu dan Daya Saing Proyek Energi Bersih, SEI Jalin Kemitraan dengan BUMN Industri Jasa Survei
Jakarta - Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan peningkatan kualitas tata kelola operasional perusahaan, SEI menjalin kerja sama strategis dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilaksanakan di Jakarta dan dilakukan secara langsung oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, Khanestyo, serta Chief Operating Officer, PT IDSurvey (Persero), Andry Tandjaja.
Kerja sama ini mencakup penyediaan layanan testing, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, dan klasifikasi yang bertujuan untuk mendukung kegiatan bisnis serta penguatan operasional SEI dalam sektor EBT dan konservasi energi secara berkelanjutan.
PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (PT IDSurvey) sebagai Holding BUMN Jasa Survey yang terdiri dari PT BKI (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero) bergerak bidang Testing, Inspeksi, Konsultasi, Klasifikasi dan Statutoria. Melalui kerja sama ini, SEI dan IDSurvey berkomitmen untuk menjalin kolaborasi yang saling memberikan manfaat, sesuai dengan bidang usaha dan kewenangan yang dimiliki.
Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi langkah awal dari kolaborasi antara dua entitas nasional dalam memperkuat mutu dan daya saing proyek-proyek energi bersih di Indonesia. Kerja sama ini dirancang untuk berjalan selama dua tahun ke depan, dengan ruang lingkup fleksibel yang memungkinkan pengembangan lanjutan di masa mendatang.
Harapannya, kemitraan strategis ini dapat mempercepat implementasi standar mutu yang lebih tinggi dalam pengembangan infrastruktur EBT di Indonesia, mendukung pencapaian target bauran energi nasional, serta dapat mewujudkan tata kelola proyek yang berlandaskan prinsip keberlanjutan (ESG).**