Tag: Renewable Energy
Konsisten Terhadap Mutu, SEI Kembali Raih Sertifikasi ISO 9001:2015
Bandung (05/02/2026) - SEI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar kualitas operasional perusahaan. Melalui rangkaian audit yang berlangsung selama dua hari di kantor SEI, perusahaan resmi dinyatakan berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 setelah melalui proses audit surveilance dari tahun sebelumnya.
ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu. Standar ini menetapkan kriteria bagi organisasi yang ingin memastikan bahwa produk dan layanan mereka secara konsisten memenuhi kebutuhan pelanggan, serta memastikan adanya perbaikan berkelanjutan. Bagi SEI, audit ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen untuk memvalidasi efektivitas manajemen di tengah dinamika bisnis energi terbarukan.
Rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan pada hari pertama sekaligus pemeriksaaan dokumen serta observasi lapangan (04/02) yang dilanjutkan pada hari kedua bersamaan dengan penutupan (05/02). Audit kali ini dipimpin oleh Andri Prasetyo, auditor dari badan sertifikasi internasional Worldwide Quality Assurance (WQA).
Sejumlah divisi di SEI terlibat dalam proses audit sebagai auditee, mencakup:
- Quality Management Representative (QMR)
- Human Capital & Business Support (HCBS)
- Supply Chain Management (SCM)
- Commercial Sales
- Quality Assurance / Quality Control (QA/QC)

Berdasarkan hasil audit, Andri Prasetyo menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu di SEI. Meski demikian, auditor menekankan pentingnya improvement berkelanjutan yang disesuaikan dengan kondisi bisnis saat ini.
Dalam laporannya, Andri memberikan apresiasi khusus terhadap progres yang ditunjukkan SEI. Ia menyoroti bahwa masukan dari audit tahun sebelumnya telah diimplementasikan dengan baik, terutama melalui langkah digitalisasi.
"Apresiasi setinggi-tingginya karena masukan di tahun sebelumnya telah direspon dengan perbaikan nyata. Kini, SEI telah memiliki digitalisasi melalui dashboard SEI Office yang dikembangkan secara internal. Inovasi ini sangat memudahkan karyawan dalam operasional sehari-hari," ujar Andri Prasetyo.
Menanggapi hasil positif tersebut, Direktur Teknik dan Operasi SEI, Ridwan Kurnia, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk terus tumbuh dan memperkuat kolaborasi lintas lini.
"Ini merupakan momen kita untuk tumbuh dan dapat bekerja sama dengan semua elemen, karena kita percaya atas kualitas, kemampuan, dan pelayanan yang kita miliki," ungkap Ridwan dalam sesi penutupan.
Namun, Ridwan juga memberikan catatan kritis kepada seluruh jajaran manajemen. Beliau mengingatkan agar action plan yang disusun pasca-audit tidak berhenti pada tataran dokumen semata.
"Jangan sampai action plan dari hasil audit ini hanya menjadi formalitas. Kita harus tetap fokus pada value creation. Standar ini harus menjadi jiwa dalam setiap proses bisnis kita," pungkasnya.
Dengan dipertahankannya sertifikasi ISO 9001:2015 ini, SEI semakin mengukuhkan posisinya sebagai pionir energi terbarukan yang mengedepankan tata kelola profesional dan berstandar global.
Berita Lainnya
Perkuat Ekosistem Energi Terbarukan, SEI dan Conalog Jajaki Kerja Sama Strategis
Bandung (03/02/2026) – PT Surya Energi Indotama (SEI) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Conalog, perusahaan pakar teknologi asal Korea Selatan. Penandatanganan ini dilakukan oleh Khanestyo, Plt. Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis SEI, dan Bokseong Oh, Direktur Conalog.
Kerja sama ini difokuskan pada penjajakan potensi produksi, komersialisasi, serta pengembangan bisnis untuk solusi Operasi dan Pemeliharaan (O&M) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan memanfaatkan teknologi digital dan wireless. Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk saling menggabungkan sumber daya, kemampuan, dan keahlian masing-masing demi memajukan industri energi surya di Indonesia.
Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk memperkuat kapabilitas kedua belah pihak dalam menghadapi tantangan industri energi masa depan. Dengan semangat kemitraan yang kuat, perusahaan berharap kerja sama ini menjadi landasan untuk tumbuh bersama, menciptakan efisiensi operasional yang lebih tinggi melalui inovasi teknologi, serta memperluas jangkauan pasar energi terbarukan di Indonesia.
Sebagai langkah awal dan bentuk implementasi nyata dari kesepakatan ini, kedua belah pihak telah melaksanakan Proof of Concept (PoC) terkait penerapan teknologi terbaru pada panel surya milik SEI. Selain itu, juga diselenggarakan program pelatihan bagi tim teknis terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan terjadinya transfer pengetahuan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam mengoperasikan pemeliharaan PLTS yang lebih optimal.
Melalui sinergi ini, SEI dan Conalog optimis dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap percepatan transisi energi hijau di Indonesia melalui solusi teknologi yang cerdas dan berkelanjutan.
Berita Lainnya
SEI Gelar RUPS dan Sahkan RKAP 2026 dengan Semangat “Konsistensi dan Kolaborasi”
Bandung (30/01/2026) – Menapaki awal tahun 2026, SEI sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RUPS RKAP) Tahun Buku 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Len ini menjadi momentum penting bagi SEI dalam mempertegas langkah bisnisnya di sektor energi terbarukan dengan tema utama yang di angkat Adalah "Consistency & Collaboration for Better Achievements."
Acara dihadiri langsung oleh para pemegang saham utama. Tampak hadir Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan beserta jajaran, serta Direktur Utama Eltran, Tuning Rudyati beserta jajaran.
Dari sisi internal perusahaan, seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris SEI hadir secara lengkap untuk memaparkan proyeksi strategis yang akan menjadi tulang punggung operasional perusahaan sepanjang tahun ini.
Fokus utama dalam RUPS kali ini adalah pengesahan dokumen RKAP 2026 yang akan menjadi kompas bisnis perusahaan. Tidak hanya soal angka dan target pendapatan, rapat ini juga menetapkan Key Performance Indicators (KPI) bagi Dewan Komisaris dan Direksi.
Penetapan KPI ini dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam mengukur kinerja kepemimpinan. Dengan parameter yang jelas, diharapkan setiap kebijakan yang diambil dapat berdampak langsung pada pertumbuhan perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui semangat kolaborasi yang kuat, SEI berharap dapat menciptakan terobosan baru di sektor energi terbarukan yang lebih kompetitif.
Berita Lainnya
SEI Jalin Kemitraan Strategis dengan Ampotech Guna Perkuat Solusi Manajemen Energi dan Keberlanjutan
Bandung (26/01/2026) – PT Surya Energi Indotama (SEI), sebagai salah satu anak Perusahaan dari PT Len Industri (Persero) yang bergerak di bidang Energi Baru Terbarukan, resmi menjalin sinergi strategis dengan Ampotech Pte. Ltd. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) terkait kemitraan strategis dalam pengembangan solusi manajemen energi di Indonesia.
Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan keahlian kedua belah pihak dalam memasarkan solusi di bidang konservasi energi, efisiensi energi, serta solusi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). SEI yang memiliki rekam jejak kuat dalam pengembangan energi surya di Indonesia, akan bersinergi dengan Ampotech dalam memanfaatkan teknologi perangkat keras dan lunak manajemen energi guna memberikan nilai tambah bagi sektor industri, komersial, hingga residensial.
Beberapa poin utama kerja sama yang disepakati meliputi:
- Integrasi Sistem: Melakukan pengujian dan integrasi produk Ampotech dengan berbagai aplikasi pendukung lainnya.
- Pengembangan Bersama: Menyusun materi pemasaran dan publikasi bersama untuk mempromosikan solusi efisiensi energi yang terintegrasi.
- Kolaborasi Proyek: Memanfaatkan jaringan luas kedua perusahaan terhadap proyek-proyek strategis.
- Berbagi Pengetahuan: Menggelar pelatihan dan workshop bersama untuk memperkuat pemahaman.
Kemitraan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung percepatan transisi energi nasional. Melalui penggabungan produk SEI dengan solusi otomasi serta optimasi dari Ampotech, diharapkan efisiensi energi di berbagai sektor dapat tercapai secara lebih optimal.
Diharapkan MOU ini menjadi landasan kuat bagi kedua perusahaan untuk mengeksplorasi program kerja sama yang lebih spesifik dan definitif di masa mendatang. Dengan semangat inovasi, SEI terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi energi bersih yang berkelanjutan demi masa depan Indonesia yang lebih hijau.
Berita Lainnya
Sering Dianggap Sama : Ini Perberdaan Energi Terbarukan, Energi Bersih, dan Energi Hijau
Istilah energi terbarukan, energi bersih, dan energi hijau kian populer dalam percakapan sehari-hari maupun kebijakan global. Namun, banyak orang yang masih menganggap ketiga istilah ini memiliki arti yang sama.
Padahal, secara teknis, ketiganya merujuk pada konsep yang berbeda. Memahami perbedaan ini menjadi krusial agar kita tidak terjebak pada label "ramah lingkungan" yang kurang tepat. Sebab, sebuah sumber energi bisa saja bersifat tidak akan habis, namun dalam prosesnya tetap menyisakan dampak bagi ekosistem sekitar.
Singkatnya, perbedaan mendasar ini terletak pada tiga pilar: dari mana asalnya (Terbarukan), apa residu atau buangannya (Bersih), dan bagaimana dampak lingkungannya secara menyeluruh (Hijau).
Untuk memudahkan pemahaman, mari kita pelajari dan analogikan ketiga perbedaan ini melalui sebuah cerita sederhana
1. Energi Terbarukan
Energi terbarukan (renewable energy) adalah energi yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbarui secara alami dan terus-menerus. Jenis ini hadir sebagai solusi atas energi fosil yang kian menipis.
Bayangkan kamu memiliki sebuah pohon Ajaib di halaman rumah. Setiap kali rantingnya dipetik untuk kayu bakar, ranting baru akan tumbuh seketika itu juga. Kamu tidak perlu takut kekurangan bahan bakar karena alam menyediakannya tanpa henti.
Contohnya : Panas dari perut bumi (Geothermal), Energi Surya, Angin, Air (Hyrdopower) bahkan biomassa (dari limbah pertanian atau hutan).
2. Energi Bersih
Energi bersih (clean energy) menitikberatkan pada dampak negatif yang minimal terhadap lingkungan. Fokus utamanya adalah pada emisi karbon yang rendah atau bahkan nol, sehingga tidak menghasilkan polusi udara gas rumah kaca (CO₂ atau metana).
Sekarang, fokus kita beralih ke kesehatan penghuni rumah. Kita tidak ingin ada asap hitam mengepul di dapur saat memasak. Maka, kita menggunakan kompor canggih yang tidak mengeluarkan asap sama sekali. Udara dapur pun tetap segar dan sehat.
Contohnya :
- Tenaga matahari (solar energy): Mengubah sinar matahari menjadi listrik tanpa emisi.
- Energi angin (wind power): Menghasilkan listrik melalui turbin angin tanpa membakar bahan bakar fosil.
- Panas bumi (geothermal): Memanfaatkan panas dari dalam bumi dengan emisi yang sangat rendah.
- Energi Nuklir. Nuklir tidak menghasilkan asap yang merusak lapisan ozon, namun bahan bakarnya (uranium) bersifat terbatas. Jadi, ia bersih, tapi tidak selalu terbarukan.
3. Energi Hijau
Energi hijau (green energy) adalah kasta tertinggi dalam hierarki ini. Energi ini tidak hanya bersih dan terbarukan, tetapi juga berasal dari proses alami yang sangat menjaga ekosistem, tidak mencemari tanah, air, maupun meninggalkan limbah berbahaya.
Bukan cuma bahannya tak pernah habis dan tidak berasap, tapi cara mendapatkannya pun harus "Sesuai Aturan". Kita tidak ingin memasang kompor jika harus menggusur sarang burung atau menebang pohon pelindung.
Contoh: Sinar Matahari (Solar) dan Angin. Keduanya tersedia terus-menerus (Terbarukan), tidak berasap (Bersih), dan tidak merusak tanah atau air (Hijau).
Lalu apa perbedaan yang lebih spesifik nya? Berikut adalah panduan cepat untuk membedakannya:
- Energi Terbarukan: Bicara soal Ketahanan (Apakah energinya akan habis?).
- Energi Bersih: Bicara soal Kesehatan Udara (Apakah ada polusi atau asap karbon?).
- Energi Hijau: Bicara soal Kebaikan Alam (Apakah prosesnya merusak ekosistem?.
Poin pentingnya adalah semua energi hijau sudah pasti terbarukan dan bersih. Namun, energi bersih belum tentu terbarukan (seperti nuklir), dan energi terbarukan belum tentu sepenuhnya hijau.
Sumber Referensi:
National Geographic: Renewable Energy Explained.
Energy.gov (U.S. Department of Energy): Clean Energy Perspectives.
Green Mountain Energy: The Difference Between Green, Renewable, and Clean Energy.
Gosustain : Perbedaan Energi Terbarukan, Energi Hijau, dan Energi Bersih
Berita Lainnya
Tanda Kalau Perusahaan Kamu Butuh Pasang Panel Surya
Di tengah meningkatnya biaya energi dan perhatian terhadap keberlanjutan, banyak perusahaan mulai mempertimbangkan berbagai opsi sumber listrik yang lebih efisien . Panel surya bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi solusi strategis untuk menjaga efisiensi operasional sekaligus mendukung bisnis yang berkelanjutan. Lalu, apa saja tanda bahwa perusahaan kamu sudah saatnya beralih ke energi surya?
- Tagihan Listrik Tinggi & Terus Naik
Ini indikator utama, terutama jika konsumsi listrik pabrik/kantor besar dan terus melonjak, panel surya bisa memangkas biaya signifikan.
- Sering Padam Listrik
Ketergantungan pada jaringan penyedia Listrik yang rentan padam dapat mengganggu produksi dan operasional. Panel surya meningkatkan keandalan pasokan energi karena bisa menghasilkan listrik sendiri.
- Adanya Atap Luas & Kosong
Luas atap yang memadai dan tidak terhalang bangunan lain atau pohon menjadi modal utama pemasangan panel surya yang efektif.
- Komitmen ESG (Enviromental, Social, Governance)
Jika perusahaan kamu ingin mengurangi jejak karbon, memenuhi standar keberlanjutan dan menjadikan citra lebih baik panel surya adalah solusi ideal.
- Biaya Listrik Berfluktuasi
Jika tarif listrik naik turun, panel surya menawarkan harga listrik yang stabil dalam jangka panjang, mengurangi ketidakpastian biaya.
- Operasional 24 Jam
Pabrik atau Operasional yang beroperasi siang-malam atau memiliki banyak mesin berat sangat cocok dengan panel surya.
- Stabilitas Operasional
Dengan mengurangi ketergantungan pada penyedia layanan listrik, produksi jadi lebih stabil karena minim risiko.
Jika beberapa tanda di atas sudah kamu rasakan, berarti ini saat yang tepat bagi perusahaan untuk mempertimbangkan pemasangan panel surya. Bukan hanya soal penghematan biaya, tetapi juga investasi jangka panjang menuju bisnis yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan
Berita Lainnya
SEI Raih Penghargaan Tertinggi “Aditama” pada Apresiasi Aneka EBT 2025
Jakarta (22/12/2025) – SEI kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir energi terbarukan di Indonesia. SEI berhasil meraih penghargaan peringkat "Aditama" dengan nilai tertinggi untuk bidang Aneka Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada ajang Apresiasi Aneka EBT Tahun 2025.
Pencapaian luar biasa ini dikukuhkan dalam sebuah seremoni resmi yang mempertemukan para pemangku kepentingan utama di sektor energi nasional. Penghargaan tertinggi tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal EBTKE, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU, kepada Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara.
Mengusung tema "Sinergi dan Transformasi untuk Mewujudkan Transisi Energi", apresiasi tahun ini diikuti oleh total 61 perusahaan terpilih. Para peserta dibagi ke dalam berbagai kategori strategis, di antaranya:
- Kategori Pengusahaan Komponen Pembangkit Aneka EBT.
- Kategori Pembangkit Aneka EBT Komersial dengan sub kategori PLTA, PLTS dan PLTB.
- Kategori Pembangkit Aneka EBT Captive Power Sub kategori bangunan Gedung dan Developer perumahan & industri.
- Serta kategori EPC Pembangkit Aneka EBT.
Direktur Utama SEI, I Made Sandika Dwiantara, menyampaikan bahwa pencapaian peringkat Aditama ini merupakan bukti nyata dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia.
"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim SEI dalam menghadirkan solusi infrastruktur energi yang berkualitas. Kami percaya bahwa sinergi dan transformasi adalah kunci utama untuk mempercepat transisi energi," ujarnya.
Keberhasilan SEI meraih nilai tertinggi di bidang EPC menunjukkan kapabilitas perusahaan dalam mengelola proyek-proyek energi terbarukan secara komprehensif, mulai dari perencanaan teknis hingga implementasi di lapangan dengan standar efisiensi yang tinggi.
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat para pelaku industri untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya ramah lingkungan.
Berita Lainnya
SEI Kumpulkan 1.000 Bibit Tanaman untuk Kelestarian Lingkungan melalui program “SEI Hijaukan Bumi”
Bandung (16/12/2025) – SEI kembali menghadirkan program dengan tajuk ‘SEI Hijaukan Bumi’ sebagai bagian dari rangkaian hari jadi perusahaan. Program ini menjadi wujud komitmen SEI dalam mengajak seluruh stakeholder untuk berkontribusi aktif menjaga kelestarian lingkungan.
Memasuki pelaksanaan yang kedua kalinya dalam kurun waktu dua tahun, aksi tanam pohon yang berlokasikan di Taman Keanekaragaman Hayati, Cibiru, Kota Bandung ini hadir sebagai pengganti tradisi pengiriman karangan bunga papan yang lazim dilakukan pada perayaan hari jadi perusahaan.
Melalui program ini, SEI mendorong para stakeholder untuk mengalihkan ucapan selamat menjadi bentuk kepedulian yang lebih bermakna, yakni melalui pengadaan bibit tanaman yang memberikan manfaat jangka panjang bagi bumi.
Direktur Utama PT Surya Energi Indotama, I Made Sandika Dwiantara menyampaikan apresiasi dan ajakan bersama kepada seluruh stakeholder dalam acara ini.
“Kegiatan yang kita lakukan ini (menanam pohon) bisa dibilang merupakan langkah kecil, namun apabila digalakkan bersama akan memberi dampak yang besar untuk masa mendatang,”

Dukungan terhadap program ini datang dari berbagai stakeholder, antara lain PT Len Industri (Persero), PT Len Inovasi Teknologi, PT Len Railway Systems, PT Len Telekomunikasi Indonesia, PT Eltran Indonesia, Morede Law Office, PT Khaimar Indo Freight, CV Alphamas Mandiri, serta sejumlah institusi perbankan seperti Bank BNI dan Bank BTN.
Dari partisipasi para stakeholder tersebut, berhasil terkumpul sebanyak 1.000 bibit tanaman, yang terdiri dari berbagai jenis, di antaranya mangga, ki damar, ki bungur, alpukat, manglid, dan mahoni. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, program ini berhasil menghimpun 1.870 bibit tanaman dari beragam jenis, seperti manglid, gmelina, alpukat, mangga, dan kopi, dengan jumlah yang tidak terpaut jauh dari capaian yang terkumpul tahun ini.
Pengelola Taman Kehati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Syah Maula, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan SEI.
“Kegiatan SEI Hijaukan bumi ini menjadi langkah kecil yang kita berikan untuk membuat bumi lebih baik. Semoga SEI terus menjadi bagian dari kegiatan yang peduli terhadap lingkungan,”
Selain dihadiri oleh karyawan perusahaan, kegiatan ini juga dihadiri oleh para stakeholder yang turun langsung turut ikut menanam pohon hingga para rekan media massa.
Tingginya antusiasme para peserta menjadi bukti nyata kuatnya dukungan terhadap aksi ramah lingkungan yang diinisiasi melalui program SEI Hijaukan Bumi.
Kita jaga Alam, Alam jaga Kita!
Berita Lainnya
18 Tahun Kiprah SEI : Rayakan Ulang Tahun dengan Kepedulian Lingkungan hingga Sesama
Bandung (12/12/2025) – SEI genap berusia 18 tahun. Meski tergolong usia yang masih muda, perjalanan SEI hingga mencapai titik ini merupakan proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, konsistensi, dan komitmen berkelanjutan. Dari Sabang sampai Merauke, dari Nias sampai Rote, SEI terus memperluas kontribusi dan manfaat energi terbarukan bagi negeri.
Perayaan Hari Ulang Tahun SEI diselenggarakan di kantor perusahaan dalam suasana yang sederhana, khidmat, dan penuh kehangatan. Kehadiran serta sambutan dari jajaran Komisaris dan Direksi SEI, bersama Direksi induk perusahaan, PT Len Industri (Persero), menambah makna dan kebersamaan dalam perayaan tahun ini.
Iringan penampilan tari tradisional khas Jawa Barat, Tari Merak, menjadi penanda dimulainya seremoni. Momen perayaan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue ulang tahun oleh jajaran Direksi sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan pencapaian SEI hingga saat ini.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan, SEI kembali membuktikan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui prosesi serah terima bibit tanaman. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SEI Hijaukan Bumi, yang mana merupakan tindak lanjut atas penggantian tradisi karangan bunga papan menjadi bibit tanaman sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan.
SEI berulang tahun, semua patut dirayakan! Bertabur pembagian doorprize kepada karyawan yang beruntung. Selain itu, perusahaan turut menyalurkan santunan kepada pondok yatim serta memberikan apresiasi kepada anak karyawan berprestasi dan karyawan yang menunjukkan kinerja terbaik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pencapaian mereka.
Nuansa kekhidmatan acara semakin terasa dengan penyampaian ceramah dari Ustaz Handy Bonny, yang memberikan nasihat dan refleksi kepada seluruh insan SEI. Suasana kemudian menjadi lebih hangat dan penuh keceriaan melalui penampilan hiburan stand-up comedy dari Guzman Sige sebagai bintang tamu.
Rangkaian perayaan ditutup dengan penampilan hiburan dari karyawan untuk karyawan, yang menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan keluarga besar SEI. Tentunya, seluruh rangkaian acara ini terselenggara berkat dukungan dari seluruh stakeholder. SEI menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan, serta berharap sinergi dan hubungan baik yang terjalin dapat terus diperkuat di masa mendatang.

Dengan semangat one belief, one vision, SEI semangat untuk terus maju dalam menjunjung tinggi kebersamaan dalam satu keyakinan dan satu visi demi kemajuan perusahaan yang berkelanjutan.**
Berita Lainnya
Membangun Kesadaran Lingkungan Lewat Program SEI Hijaukan Bumi
Dalam beberapa minggu terakhir, bencana alam berupa banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Rumah-rumah terendam, akses jalan terputus, dan banyak keluarga terpaksa mengungsi. Bencana ini bukan hanya peristiwa alam semata tapi juga merupakan cerminan dari hubungan manusia dengan lingkungan.
Salah satu faktor yang turut memicu tingginya risiko bencana tersebut adalah menurunnya kualitas lingkungan di berbagai daerah. Hutan yang dulu menjadi pelindung, kini kian menyusut. Pohon-pohon yang semestinya menjaga tanah, memperlambat aliran air, dan menjadi habitat kehidupan, semakin jarang terlihat. Bisa dikatakan, alam mulai kehilangan keseimbangannya.
Di titik inilah kita diingatkan bahwa kontribusi terhadap lingkungan tidak harus selalu besar dan rumit. Salah satunya yakni menanam pohon, sebuah aksi sederhana yang sering dianggap kecil namun sesungguhnya menyimpan dampak jangka panjang yang luar biasa. Setiap satu bibit yang ditanam adalah sebuah investasi terhadap lingkungan yang akan terus bekerja selama puluhan tahun ke depan.
Lebih jauh, menanam pohon juga berarti menghidupkan kembali hutan tutupan. Hutan tutupan bukan sekadar area hijau, melainkan benteng ekologi yang mampu menjaga kestabilan iklim, keberlanjutan air, dan keselamatan kita sendiri. Semakin luas area yang memiliki tutupan pepohonan, semakin kuat pula daya tahan alam kita menghadapi cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang tak terhindarkan.
Membangun kesadaran lingkungan bukan hanya tentang mengingatkan, tetapi juga mengajak untuk bergerak. Kita dapat memulai dari langkah-langkah kecil seperti menanam satu bibit di halaman rumah, mengadopsi pohon, mendukung komunitas penghijauan, atau berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon di sekitar kita. Setiap tindakan, sekecil apa pun, tetap memiliki arti.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan sekaligus bukti kontribusi nyata dari perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan, SEI menghadirkan program “SEI Hijaukan Bumi”, sebuah program pengganti dari tradisi umum pemberian karangan bunga sebagai ucapan selamat perayaan ulang tahun perusahaan. SEI mengajak seluruh mitra dan stakeholder untuk berpartisipasi dalam program penghijauan ini dengan mengganti karangan bunga menjadi bibit tanaman.
Bibit yang terkumpul nantinya akan ditanam di area lahan kritis melalui kegiatan penghijauan yang melibatkan komunitas media massa perusahaan, masyarakat dan karyawan perusahaan dengan pendampingan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Langkah ini diharapkan dapat menambah luasan hutan tutupan, memperbaiki ekosistem, serta mendukung inisiatif keberlanjutan baik di tingkat lokal maupun global.
Pada akhirnya, gerakan ini bukan sekadar program perusahaan, tetapi ajakan bersama bahwa menjaga bumi bukan kewajiban satu pihak, melainkan tanggung jawab kita sebagai manusia yang hidup di dalamnya. Setiap bibit yang ditanam menjadi bukti nyata bahwa kita peduli, ingin melindungi, dan ingin membangun masa depan yang lebih hijau bagi generasi mendatang.